10 Pasangan Bukan Suami Istri Diciduk saat Ngamar di Kota Tasikmalaya

pasangan bukan suami istri
10 pasangan Bukan suami istri saat mendapatkan pembinaan. Foto: Apip/HR

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 10 pasangan bukan suami istri tertangkap saat razia gabungan dari Muspika Kecamatan Mangkubumi, Polsek, TNI, dan Pimpinan Pesantren. Hotel yang ada sekitaran Kota Tasikmalaya pun tak luput dari operasi ini.

Pantauan HR Online, salah seorang laki-laki lari terbirit-birit untuk menghindari razia dari petugas. Lantaran kebingungan karena semua akses hotel tertutup benteng, akhirnya pria tersebut pun menyerah.

Sementara itu, dari operasi penyakit masyarakat (pekat) ini, berhasil mengamankan sebanyak 10 pasangan yang statusnya bukan suami istri.

Petugas pun langsung membawa mereka ke Kecamatan Mangkubumi untuk pendataan dan pembinaan.

Menurut Ustad Yan Yan Al Banyani, Ketua Forum Lembaga Keagamaan setempat, razia ini sengaja untuk meminimalisir pekat saat pandemi covid-19.

“Mestinya bertobat kepada Alloh untuk meninggalkan maksiat, tapi nyatanya masih ada yang seperti ini, apalagi bukan dengan pasangan yang sah,” katanya, Jum’at (23/10/2020).

Baca juga: Bertemu Lewat Tiktok, Treni Tak Tahu Punya Saudara Kembar di Tasikmalaya

Dari 20 orang tersebut, katanya, selain pendataan juga mendapatkan pembinaan agar tidak mengulanginya lagi, baik dari Polisi, Pimpinan Pesantren dan Muspika Kecamatan.

Sementara itu, dari 20 orang ini ada beberapa yang sudah memiliki istri maupun suami, akan tetapi tertangkap basah sedang bersama dengan pasangan lain.

Selain itu ada juga yang memang berprofesi sebagai kupu-kupu malam.

“Mudah-mudahan ini menjadi salah satu jalan agar mereka tidak mengulanginya lagi dan kembali ke jalan yang benar,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi, dari 10 pasangan bukan suami istri ini rata bukan orang setempat, hanya 1 saja yang merupakan warga Mangkubumi.

Petugas juga mengimbau agar pengelola selektif dalam menerima tamu, apalagi dalam situasi pandemi ini. (Apip/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid