Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Meski tak ada penambahan covid-19 5 hari terakhir, Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Jawa Barat, bersama jajaran Kepolisian terus menggencarkan penindakan dan sosialisasi protokol kesehatan.
Pendidikan dan edukasi tersebut berlangsung pada area publik sekitar pasar Kota Banjar, Minggu (11/10/20).
Petugas Satgas, Aep Saepudin, mengatakan, edukasi tersebut sebagai upaya meminimalisir terjadinya penularan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan prokes.
Dari giat operasi pada pagi tadi ini, ada 30 pelanggar yang mendapatkan sanksi berupa teguran lisan sebanyak 30 orang, push up 8 dan penilangan 7.
“Kami tetap memberikan penindakan tegas kepada para pelanggar agar bisa menimbulkan efek jera,” kata Aep kepada awak media.
Lebih lanjut ia mengatakan, tim Satgas akan terus melakukan operasi penindakan secara rutin berkala mewanti-wanti kepada warga masyarakat supaya mereka tidak lengah dan abai menerapkan protokol kesehatan.
“Jangan sampai lengah. Utamakan tindak pencegahan agar tidak tertular apalagi obat untuk virus ini sampai sekarang masih belum ada,” ujar Aep.
Baca juga: Pertahankan Zona Hijau, Kecamatan Parigi Gencar Sosialisasi 3M
Prokes dari Lingkungan Keluarga
Kasie Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banjar, Dani Firmansyah, mengatakan, upaya pencegahan virus Corona yang paling sederhana sebetulnya bisa dari lingkungan keluarga.
Menurutnya, selain penerapan 3M, keluarga juga harus mengawasi setiap anggota keluarganya serta memahami gejala-gejala virus corona.
Hal ini untuk mengantisipasi jika ada anggota keluarga yang mengalami gejala ringan terinfeksi virus corona.
“Setiap orang memiliki risiko tertular dan menularkan dan kita tidak mengetahui apakah seseorang terinfeksi C-19 atau tidak, termasuk yang paling dekat dengan kita,” ujar Dani
Oleh sebab itu, kata Dani, sebagai upaya pencegahan dengan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dari mulai lingkup terkecil keluarga.
“Jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan untuk melindungi dan orang-orang sekitar dari bahaya virus Corona. Jangan lengah agar tidak menjadi korban,” pungkasnya. (Muhlisin/R6/HR-Online)





