Bagian Otak dan Fungsinya yang Penting Bagi Tubuh Manusia

Bagian Otak dan Fungsinya
Ilustrasi Bagian Otak dan Fungsinya. Foto Istimewa

Bagian otak dan fungsinya menjadi salah satu organ yang penting dan vital pada manusia. Otak terdapat beberapa bagian yang juga mempunyai peran masing-masing yang mempengaruhi semua sistem kerja organ tubuh.

Bagian Otak dan Fungsinya

Melansir dari Wikipedia, otak atau enchepalon (brain) merupakan pusat saraf pada vertebrata dan juga invertebrata. Dapat kita ketahui jika otak manusia mempunyai kemampuan yang sangat canggih.

Organ ini mempunyai peran yang utama dalam pusat kontrol berbagai aktivitas yang ada pada tubuh. Hal tersebut dapat berupa aktivitas sadar seperti menggenggam dan secara tidak sadar seperti mencerna makanan.

Dengan demikian, kesehatan otak serta kelancaran masing-masing bagian harus menjadi satu perhatian yang tidak boleh kita abaikan.

Jika anda masih bingung dan meragukan kemampuan dari bagian otak dan fungsinya, dapat anda lihat misalnya, anda sedang melihat drama Korea atau film yang mempunyai subtitle pada bagian bawah tayangan.

Otak dengan otomatis akan mencerna dan juga membaca teks dari terjemahan tersebut. Hal tersebut dapat otak lakukan melalui penglihatan dan juga memproses intonasi suara aktor agar anda dapat menginterpretasikan makna film tersebut. Semua hal tersebut akan terjadi dalam sepersekian detik saja.

Itulah yang menjadi keajaiban atau kecanggihan otak. Tentu saja kecanggihan tersebut tak akan lepas dari berbagai bagian yang menyusunnya. Kemudian menjalin kerja sama dalam mekanisme yang rumit, namun efektif. Berikut adalah bagian-bagian otak dan juga perannya.

Baca Juga: Sistem Endokrin pada Manusia Beserta Fungsinya untuk Pertumbuhan

Otak Besar

Otak besar (cerebrum) adalah bagian otak dan fungsinya yang paling besar sekaligus paling banyak. Pada otak besar terbagi dalam dua bagian, yakni kanan dan juga kiri (hemisfer).

Kedua bagian ini terpisah oleh fisura interhemisfer (longitudinal). Kemudian, pada masing-masing hemisfer juga memiliki bagian yang bernama lobus. Masing-masing lobus juga mempunyai peran tersendiri.

Lobus frontalis memiliki peran dalam mengkoordinasi perilaku yang membutuhkan kemampuan yang tinggi. Misalkan kemampuan motorik, perencanaan, fokus, menyelesaikan masalah, hingga menimbang hal yang baik dan buruk.

Lobus parietal berperan dalam mengatur sensasi tubuh, posisi tubuh, tulisan tangan, hingga menerjemahkan informasi yang dikirim dari bagian otak dan perannya yang lain.

Lobus temporal, yakni mengatur daya ingat, baik verbal, lisan, dan visual. Lalu menginterpretasikan emosi dan juga reaksi orang lain. Lobus oksipital, yakni berperan dalam kemampuan membaca, mengenali literasi, dan juga aspek penglihatan yang lain.

Otak Kecil

Otak kecil (cerebellum) terdapat pada bagian belakang, tepatnya pada bawah lobus oksipital. Pada bagian otak kecil ini, sangat berperan dalam mengatur kemampuan motorik halus, seperti koordinasi kaki dan tangan.

Bagian otak dan fungsinya ini memiliki peran dalam keseimbangan tubuh, postur, serta pemerataan peran dari otak kanan dan kiri (equilibrium).

Baca Juga: Fungsi Sistem Integumen pada Organ Tubuh Manusia Secara Lengkap

Batang Otak

Batang otak terdapat pada depan otak kecil serta menyambung ke susunan saraf pada tulang belakang. Bagian otak ini juga terdiri atas otak tengah, yang berperan dalam mengatur gerakan mata dan suara yang akan otak terima.

Kemudian, pons yang menjadi bagian paling besar dalam batang otak. Ia adalah bagian yang menjadi kumpulan saraf yang menghubungkan berbagai bagian dari otak. Peran dari bagian ini adalah berperan dalam pergerakan wajah serta mengantarkan informasi menuju sensor otak.

Lalu, bagian medula oblongata, yakni bagian otak yang ada pada paling bawah. Bagian otak dan fungsinya ini yakni sebagai pusat pengaturan dari peran jantung serta paru-paru.

Thalamus

Bagian otak selanjutnya adalah thalamus yang merupakan bagian otak yang berada pada paling atas dari batang otak. Dengan peran dalam membantu proses dan juga pemindahan informasi tentang pergerakan sensor pada otak. Dengan kata lain, jika thalamus adalah terminal transit sebelum informasi pindah menuju korteks serebri.

Hipotalamus

Bagian otak dan fungsinya berikutnya adalah hipotalamus yang merupakan sekelompok sel saraf pada dasar otak, yakni dekat dengan kelenjar pituitari.

Kemudian, bagian ini memiliki hubungan dengan banyak bagian yang lain. Lalu, hipotalamus memiliki fungsi dalam bertanggung jawab atas kontrol rasa haus, lapar, emosi siklus tidur, hingga suhu tubuh.

Sistem Limbik

Bagian otak ini terdiri atas amygdala, hippocampus, bagian kortek limbik, dan juga bagian septal. Struktur-struktur tersebut memiliki peran secara umum dalam menjembatani sistem limbik, hipotalamus, dan juga korteks serebral.

Lalu, secara umum, sistem limbik memiliki peran dalam merespon emosional. Sementara itu, pada bagian hippocampus, memiliki peran dalam kemampuan daya ingat dan proses belajar seseorang.

Ganglia Basalis

Bagian otak ini terletak pada sekeliling thalamus dan merupakan sekelompok sel saraf yang ukurannya besar. Ganglia basalis memiliki peran penting dalam pergerakan tubuh manusia. Sehingga, bagian otak dan fungsinya ini akan saling berkaitan dalam menjalankan fungsi pada seluruh bagian tubuh kita. (R10/HR Online)

Editor: Jujang