Ban untuk Cornering, Teknik Aman Saat Melalui Medan Jalan Menikung

Ban untuk Cornering, Teknik Aman Saat Melalui Medan Jalan Menikung
Ilustrasi ban untuk cornering. Foto: istimewa

Ban untuk cornering memiliki ukuran khusus karena memodifikasi motor dalam berkendara miring. Terkadang masih terlihat saat kendaraan melaju lurus dan menikung sering mengalami sliding.

Hal ini karena skill kurang mumpuni dan kondisi ban yang tidak mendukung. Bagi anda pemilik kendaraan roda dua, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah cornering.

Cornering merupakan salah satu istilah yang ditujukan untuk pengendara ketika menikung dalam kecepatan tinggi. Bahkan motor pada posisi miring hampir mendekati permukaan jalan.

Tidak semua orang bisa melakukan hal ini. Conering bisa untuk para pembalap motor yang sudah berpengalaman. Bagi para pemula, kondisi ini pasti menegangkan karena resikonya yang cukup serius.

Jika tidak berpengalaman dan terlatih, bisa-bisa pengendara mengalami kecelakaan. Sebaiknya untuk lebih tahu tekniknya agar tidak tergelincir.

Baca Juga : Boncengan Sepeda Motor, Gunakan Cara dan Tips Aman Berkendara

Motor terdiri dari berbagai jenis. Salah satunya yaitu motor balap yang melaju dengan kecepatan tinggi. Bagi anda pemula sebelum melakukan cornering, sebaiknya cari tahu dulu apa saja hal yang perlu dipersiapkan.

Ban untuk cornering pun tidaklah sama dengan jenis dan ukuran pada kendaraan yang biasanya. Sebab conering itu sendiri harus mampu melewati berbagai bentuk tikungan dengan kecepatan tinggi.

Jika biasanya cara ini banyak untuk para pengendara motor GP, namun sebenarnya keahlian ini wajib diketahui oleh semua pengendara motor.

Hal ini bertujuan agar saat berkendara dalam kondisi apapun, bisa menghadapi dan melaluinya dengan baik. Sehingga akan tepat waktu pada tujuan dengan kecepatan konstan.

Teknik Penggunaan Ban untuk Cornering yang Aman

Teknik ini membutuhkan ban dan velg yang pas agar bisa bekerja secara optimal. Seperti pada umumnya, ban memiliki fungsi sebagai tumpuan ketika berkendara.

Seperti halnya alas kaki, tentunya pemilihan ban pun harus yang nyaman. Ada dua ban pada sepeda motor, yaitu depan dan belakang. Fungsinya pun berbeda-beda.

Ban depan untuk pengendali arah sepeda motor dan tumpuan pengereman. Sedangkan ban belakang berfungsi untuk penyalur tenaga, penahan beban, dan peredam.

Bagi anda yang belum pernah melakukan cornering, berikut ada beberapa teknik yang perlu persiapan khusus. Berikut penjelasannya.

1. Gunakan Minimal Ban Motor Semi Slick

Pertama yang perlu anda perhatikan yaitu pastikan dulu ban untuk cornering yang tepat. Gunakan ban minimal motor semi slick yang memiliki ciri compound lembut dan tidak terdapat kembangan atau alur ban.

Baca Juga : Ukuran Piston Motor, Sesuaikan dengan Tipe Kendaraan

Sehingga ban bisa kontak langsung secara merata dengan jalan. Ban akan mampu memberikan daya cengkeram lebih maksimal. Ban ini memiliki harga yang tinggi karena biasa untuk motor balap.

Jenis ban ini memang tidak untuk kendaraan yang beraktivitas sehari-hari. Menggunakan ban slick memiliki alur, namun lebih minimalis dengan performa yang baik untuk jalan menikung maupun lurus.

2. Tekni Cornering yang Aman

Selain memikirkan ban untuk cornering, anda juga perlu teknik yang tepat. Hal ini bertujuan agar anda tetap dalam kondisi aman.

Ketika motor anda sudah memiliki ban yang tepat, jangan lupa untuk mengetahui cara menikung yang benar. Tekniknya, arahkan motor dari bagian luar menuju sisi tikungan.

Seperti para pembalap motor GP yang melakukan ancang-ancang sebelum melewati kelokan. Selanjutnya masuk dalam tikungan berkelok dengan kecepatan tinggi, namun tetap aman.

Jika anda salah teknik, misalnya mengambil dari arah dalam, justru berbahaya. Saat anda berbelok, akan mendapati gejala understeer dan terbuang keluar lintasan.

3. Pengereman yang Tepat

Bagi anda pemula sebaiknya ketahui juga teknik pengereman yang tepat selain mengetahui ban untuk cornering. Untuk mengurangi kecepatan saat berada dalam kelokan, sebaiknya lakukan pengereman.

Sertakan turunkan gas dan menurunkan gigi lakukan secara bersamaan. Hindari penurunan gigi saat berbelok yang mengakibatkan anda bisa tergelincir.

4. Gestur Tubuh yang Benar

Sebenarnya ada hal yang perlu juga anda perhatikan yaitu gestur tubuh. Dalam dunia balap biasa disebut dengan body steering.

Caranya geser posisi duduk untuk lebih condong ke dalam tikungan. Posisi kepala dan mata melihat arah jalan dan posisi kaki terbuka pada arah kemiringan motor.

Setelah tikungan hampir selesai, anda bisa kembalikan posisi pada jok untuk memudahkan kendaraan tegak. Begitulah cara yang bisa anda lakukan selain menentukan ban untuk cornering. (R10/HR-Online)

Baca Juga : Fungsi Lubang Kecil pada Rem Cakram Motor