Detik-detik Ambruknya Atap IGD RSUD Ciamis Diungkap Supir Ambulan

ATAP IGD RSUD Ciamis
Kondisi lantai 2 IGD RSUD Ciamis pasca ambruk pada Senin (19/10/2020) malam. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Salah seorang supir ambulan RSUD Ciamis mengungkapkan detik-detik ambruknya atap lantai 2 IGD RSUD Ciamis pada Senin (19/10/2020) malam.

“Awalnya terjadi gemuruh di atas ruang intalasi Gawat darurat (IGD). Sehingga orang yang berada di dalam berhamburan keluar,” ucap Riswanto, salah seorang supir ambulan RSUD Ciamis, Senin (19/10/2020) malam. 

Menurut Riswanto, suara gemuruh keras yang terjadi di lantai 2 IGD diiringi ambruknya atap bangunan. Sontak orang-orang yang berada di dalam berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga: Atap Lantai 2 IGD RSUD Ciamis Ambruk: 1 Satpam Terluka, Pasien Dievakuasi

“Kebetulan saya ada di luar, tidak jauh dari ruang IGD. Kejadian kurang lebih pukul 21.00 WIB saat ambruknya ruangan lantai 2,” ungkapnya.

Menurut Riswanto, pada saat kejadian ada satu korban yaitu satpam yang tertimpa serpihan genting atap pada saat orang-orang berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri .

” Memang di dalam IGD RSUD Ciamis sedang tidak banyak pasien. Namun pasca kejadian banyak yang jatuh karena situasinya panik dan pada ingin menyelamatkan diri keluar,” katanya.

Sementara  itu dr Rizali, direktur RSUD Ciamis, mengungkapkan, akibat dari ambruknya atap lantai 2 IGD RSUD Ciamis, sejumlah pasien dievakuasi ke berbagai rumah sakit swasta di seputar Ciamis.

“Tadi diberitahu ambruk sekitar pukul 9 (malam), ketika dicek sudah ambruk, jadi pasien dievakuasi,” katanya.

Menurutnya, renovasi IGD RSUD Ciamis terakhir kali pada tahun 2014. Selain itu, guyuran hujan seharian membuat atap IGD tak sanggup menahan beban, hingga akhirnya ambruk.

“Untuk pasien IGD sudah kami evakuasi ke berbagai rumah sakit swasta, seperti rumah sakit Permata Bunda, Al Arif dan untuk pasien Covid 19, empat orang yang berada diisolasi pun sudah dievakuasi,” terangnya.

Rizali juga mengatakan, ada 4 orang yang dirawat di ruang isolasi, 3 orang di antaranya masih berstatus suspek dan tengah menunggu hasil swab. Sementara 1 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Satu pasien positif sudah kami pindahkan ke lantai atas ke paviliun dokter Sobari,” katanya. (Fahmi/R7/HR-Online)

Editor: Ndu