Diguyur Hujan Deras, Atap Rumah Warga Kota Banjar Ambruk

Diguyur Hujan Deras, Atap Rumah Warga Kota Banjar Ambruk
Atap rumah milik warga RT 23 RW 11, lingkungan Kelurahan/Kecamatan Purwaharja, ambruk karena lapuk dan hujan deras. Foto: Istimewa

Berita Banjar (haarapanrakyat.com).- Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Selasa (20/10/2020) pagi, menyebabkan atap rumah milik Wawan Riana (59) warga RT 23 RW 11, lingkungan Kelurahan/Kecamatan Purwaharja, ambruk.

Anggota Tagana Kota Banjar, Yudi Andiana mengatakan, peristiwa ambruknya atap rumah milik Wawan tersebut terjadi sekitar pukul 04:30 WIB.

Saat itu, kata Yudi, kondisi tengah hujan deras dan keluarga korban tengah berkumpul untuk melaksanakan sholat subuh dalam rumahnya.

Namun, tepat setelah sholat subuh atap rumah bagian depan, dapur dan ruang kamar mandi milik Wawan tiba-tiba ambruk.

“Penyebabnya kemungkinan karena kondisi bangunan rumah sudah lapuk. Jadi tidak kuat menahan guyuran hujan deras,” ujar Yudi kepada HR Online.

Lanjutnya, akibat kejadian tersebut, kondisi atap rumah rusak parah, sebagian kayu penyangga atap juga patah dan harus segera dilakukan perbaikan agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Kami juga langsung melakukan pendataan kerusakan yang ada,” katanya.

Waspada Hujan Deras

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Dedi Suardi, mengimbau kepada masyarakat agar waspada dengan bencana daerah yang timbul akibat hujan deras dan angin kencang.

Kewaspadaan itu, karena berdasarkan laporan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) saat ini sudah mulai memasuki awal musim hujan.

Sehingga, perlu kewaspadaan dampak bencana yang terjadi, seperti musibah pohon tumbang, tanah longsor, rumah ambruk dan banjir genangan.

“Tadi malam sudah ada kejadian pohon tumbang dan hari ini atap rumah ambruk. Kami harap masyarakat tetap waspada agar bencana yang terjadi tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya. (Muhlisin/R8/HR Online)

Editor: Jujang