Disdikbud Kota Banjar Instruksikan Guru Apel Pagi di Sekolah

Disdikbud Kota Banjar Instruksikan Guru Apel Pagi di Sekolah
Guru-guru SDN 1 dan SDN 4 Pataruman, Kota Banjar, tetap melaksanakan apel pagi sebagai bentuk kedisiplinan dari para guru, meskipun tidak ada kegiatan belajar mengajar di sekolah karena pandemi. Foto: Hendra Irawan/HR

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Mengikuti kegiatan apel pagi secara rutin merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kedisiplinan kerja bagi PNS maupun ASN, sekaligus sebagai cara percepatan meningkatkan kinerja serta pelayanan.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar, Amir Komara, mengatakan, penerapan kegiatan apel pagi di semua instansi harus dijalankan, terutama di lingkungan Disdikbud Kota Banjar.

“Apel pagi dilakukan sebelum masuk kerja, itu bisa sekitar 15-20 menit pelaksanaanya. Dengan hadirnya kita dalam apel tersebut itu bisa membuktikan kalau kita sudah disiplin, dan siap melaksanakan kegiatan dalam pekerjaan tanpa kesiangan,” katanya, kepada Koran HR, melalui telepon selulernya, Selasa (13/10/2020).

Terutama, lanjut Amir, bagi sekolah yang di-off-kan dulu kegiatan pembelajarannya di masa pandemi ini. Karena, yang belajar di rumah itu peserta didiknya, sementara guru-gurunya tetap bekerja.

Jangan sampai guru beleha-leha, atau bahkan sampai tidak masuk sekolah. Makanya dengan dilakukan apel pagi bisa menjadi pembiasaan kepada para guru untuk tetap bekerja, meskipun peserta didiknya libur.

“Jadi intinya, apel pagi ini tujuannya agar semua guru menjadi disiplin kerja, dan tetap dalam melaksanakan apel ini harus mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker serta menjaga jarak,” terang Amir.

Baru Hari Senin Saja

Terkait dengan hal itu, Kepala Sekolah SDN 4 Pataruman, Ani Sajaah, yang dihubungi Koran HR via telepon selularnya, mengaku kalau kegiatan apel pagi di sekolahnya baru dilaksanakan setiap hari Senin saja.

“Kegiatan apel pagi ini merupakan instruksi dari Disdikbud sebagai upaya peningkatan disiplin kerja. Memang dalam himbauannya apel harus dilakukan setiap hari. Namun, untuk sekolah di Kecamatan Pataruman kegiatan itu dilakukan hari Senin saja sebagai pengganti upacara bendera,” ungkapnya.

Menurut Ani, apel merupakan kontrol untuk melihat kehadiran para guru di sekolah, sekaligus mengetahui kedisiplinannya, meskipun berangkat ke sekolah tidak akan mengajar.

“Adapun untuk jam pulang yang biasanya pukul 2 siang, tapi karena sekarang masa pandemi, maka kami pulang sekitar jam 12 atau jam 1 siang,” kata Ani.

Sementara itu, Wati Herawati, seorang guru di SDN 1 Pataruman, juga menyebutkan bahwa, kegiatan apel di sekolahnya hanya dilaksanakan hanya hari Senin.

“Karena keberadaan sekolah kami satu lingkungan dengan SDN 4 Pataruman, maka untuk kegatan apel pagi guru SDN 1 dan SDN 4 Pataruman ini disatukan dalam satu lapangan. Waktu pelaksanaan pun tidak lama, sekitar kurang lebih 20 menit saja,” imbuh Wati. (HND/Koran HR)