Distan Pangandaran Mulai Lirik Pengembangan Ternak Itik

Distan Pangandaran Mulai Lirik Kembangkan Ternak Itik
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Sutriaman. Foto : Enceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mulai melirik untuk mengembangkan ternak itik. Pasalnya, sektor peternakan itik ini memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.

“Sektor peternakan itik ini memiliki potensi dan berpeluang besar jika dikembangkan di Pangandaran. Karena, mempunyai nilai ekonomi yang bagus,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Sutriaman, kepada HR Online, Jumat (16/10/2020).

Menurut Sutriaman, unggas jenis itik tergolong mudah dalam perawatan. Selain itu, angka kematiannya juga rendah.

Kabupaten Pangandaran sendiri juga sebenarnya sudah ada yang mengembangkan ternak jenis itik. Selain itu juga mempoduksi telur asin dengan harga jual yang lebih mahal.

“Harga telur itik di pasaran sekitar Rp 2.500 per butir. Sementara di peternak harga telur itik kisaran Rp 1.500 per butir,” ucapnya.

Menurut hitung-hitungan Sutriaman, jika peternak memelihara sebanyak 320 ekor itik, maka setidaknya dapat menghasilkan 230 telur per hari.

Sutriaman menjelaskan, keuntungan dari ternak itik adalah usia produksivitasnya yang cukup lama, yaitu sekitar 3 tahun.

“Sejak usia 8 bulan dan kalau sudah tidak produktif lagi, maka peternak bisa menjual induknya menjadi pedaging,” jelasnya.

Sementara untuk menambah produksi telur, Dinas Pertanian Pemkab Pangandaran melalui bidang peternakan, akan memberikan bantuan.

“Bantuan tersebut rencananya ke Desa Sukanagara, Kecamatan Padaherang, sebanyak 250 ekor itik,” ttuurnya. (Ceng/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto