Elemen Pembentuk Ruang Interior dalam Suatu Bangunan

Elemen Pembentuk Ruang Interior dalam Suatu Bangunan
Elemen Pembentuk Ruang Interior. Foto Istimewa.

Elemen pembentuk ruang interior merupakan unsur-unsur yang harus ada pada interior ruangan sebuah bangunan. Elemen-elemen utamanya ini saling berkaitan satu dengan yang lainnya.

Sehingga apabila salah satunya tidak ada, maka ruang interior tidak akan berfungsi dengan baik. Maka dari itu, ketika merancang desain interior suatu ruangan, penting sekali untuk memperhatikan elemen-elemen ini.

Baca Juga: Hiasan Pojok Ruang Tamu Untuk Interior yang Menarik dan Cozy, Ini Dia!

Dengan elemen-elemen tersebut, menjadi sebuah kesatuan struktur ruang yang estetis dan fungsionalis. Yang mana akan mampu memberikan keindahan serta manfaat bagi penggunanya.

Elemen Pembentuk Ruang Interior

Desain interior menjadi suatu sistem perencanaan serta pengaturan ruang dan tata letak dalam suatu bangunan. Yang mana dapat memenuhi nilai kehidupan, seni, serta meningkatkan psikologis dan spiritual penggunanya.

Dalam desain interior terdapat beberapa elemen yang menjadi hal dasar pembentukannya. Elemen-elemen pembentuk tersebut adalah sebagai berikut.

1. Elemen Lantai

Lantai merupakan bagian bawah ruangan yang berfungsi untuk membentuk karakter serta menunjang aktivitas yang berjalan pada ruangan tersebut. Menjadi sebuah bidang interior yang memiliki datar dengan bentuk rata.

Elemen pembentuk ruang interior ini sebagai bidang penyangga aktivitas interior, maka lantai harus memiliki struktur yang kuat. Sehingga mampu memikul dan menahan beban tersebut dengan aman.

Elemen ini biasanya terdiri dari beberapa sublantai sebagai pendukung, gunanya untuk tempat menyembunyikan pipa, kabel, dan utilitas lainnya.

Selain itu, lantai juga memiliki dampak psikologis yang berbeda-beda tergantung dari penggunaan bahan materialnya. Anda bisa menggunakan lantai granit, marmer, keramik, serta plester untuk memberikan nuansa ruang lebih sejuk.

Sedangkan untuk menciptakan ruangan yang lebih hangat, anda bisa memilih lantai dengan material kayu sebagai pembentuknya. Mengenai jenis lantai apa yang paling bagus untuk interior rumah anda, bisa dengan berkonsultasi bersama consultant designer.

2. Elemen Tembok

Elemen pembentuk ruang interior selanjutnya dalam tembok. Yang mana merupakan elemen interior bagian tengah antara plafon dan lantai. Dengan biang struktur vertikal yang biasanya berbentuk padat dan menjadi sebuah elemen penting untuk setiap bangunan.

Baca Juga: Hiasan Dinding Minimalis Untuk Interior yang Berkesan, Apa Saja?

Berfungsi sebagai pembentuk dan pemisah ruang satu dengan yang lainnya. Selain itu dalam desain interior, tembok juga merupakan focal point serta menjadi salah satu elemen yang dapat anda dekorasi. Sehingga berguna untuk meningkatkan keindahan ruangan tersebut.

Tembok mengendalikan ukuran serta bentuk suatu ruangan bersama dengan lantai dan langit-langit ruang sebagai penutupnya. Tembok juga dapat menjadi penghalang yang merupakan batas sirkulasi dan memisahkan ruang sebelahnya. Sehingga menyediakan privasi visual maupun akustik kepada siapapun yang memakainya.

Elemen pembentuk ruang interior ini memiliki tiga jenis utama. Bangunan tembok, tembok pembatas atau partisi, serta tembok penahan atau bearing wall. Dalam konstruksinya, tembok memiliki elemen struktural, isolasi, serta elemen finishing.

Sama seperti halnya lantai, tembok juga memiliki dekorasi yang dapat anda bedakan berdasarkan gaya lazim dalam arsitektur dan interior design. Seperti gaya American classic, kayu, batuan alam, industrial, hingga futuristik.

3. Elemen Plafon (Ceiling)

Plafon atau ceiling ini merupakan elemen bagian atas yang menjadi batas ruang bawah atap dengan tembok. Tinggi plafon pada umumnya mulai dari 280-400 atau bisa lebih pendek dan lebih tinggi menyesuaikan dengan desain interior.

Elemen ini berfungsi untuk menyembunyikan area instalasi listrik dan struktur atap. Sehingga mampu membuat ruangan terlihat lebih indah dan menarik secara visual. Plafon memiliki bermacam-macam jenis dan tipenya yang dapat anda bedakan dari gaya serta konsep desain.

Perlu anda tahu bahwa elemen pembentuk ruang interior ini juga memberi perlindungan fisik dan psikologis. Langit-langit memainkan visual yang sangat penting dalam pembentukan ruangan interior.

Selain itu, plafon atau ceiling ini juga berfungsi untuk menahan panas dari atap. Sehingga udara yang masuk dalam ruangan dapat lebih terkontrol. Plafon juga memiliki kegunaan sebagai akustik sebuah ruang.

Seperti yang telah kita singgung sebelumnya, anda bisa memilih berbagai jenis, gaya, serta konsep desain berbeda-beda. Mulai dari plafon dengan gaya modern, klasik, rustic, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa elemen pembentuk ruang interior yang wajib ada dalam sebuah bangunan. Tanpa mereka ataupun salah satu darinya, suatu ruangan tidak akan berfungsi dengan baik. Dalam mendekorasinya, anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. (R10/HR-Online)