Fungsi Ribosom pada Sel Tumbuhan, Pengertian, Ciri-Ciri dan Strukturnya

Fungsi Ribosom pada Sel Tumbuhan
Ilustrasi Fungsi Ribosom pada Sel Tumbuhan. Foto Istimewa

Fungsi ribosom pada sel tumbuhan sangat penting. Karakteristik organel ini juga sama penting dengan beberapa bagian dari sel tumbuhan. Misalkan fungsi kloroplas yang membantu melakukan fotosintesis serta memberikan warna hijau daun.

Kemudian, nukleus yang mempunyai kegunaan dalam mengatur proses dari metabolisme. Bagian dari sel tumbuhan sama pentingnya dalam proses pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Lantas apa yang menjadi fungsi dari ribosom secara lengkap? Berikut adalah beberapa ulasan yang dapat anda simak.

Baca Juga: Perbedaan Faring dan Laring, Pengertian, Fungsi dan Strukturnya

Fungsi Ribosom pada Sel Tumbuhan dan Karakteristiknya

Seperti yang kita ketahui bersama jika makhluk hidup terdiri dari berbagai jenis. Maka dari itu, sel-sel yang terdapat dalam makhluk hidup juga mempunyai perbedaan yang khusus. Tak terkecuali pada tumbuhan. Perbedaan tersebut dapat berupa definisi, fungsi, dan juga karakteristiknya.

Melansir dari Wikipedia, ribosom adalah salah satu organel pada tumbuhan yang memiliki ukuran yang kecil dan juga padat. Fungsi ribosom pada sel tumbuhan adalah sebagai tempat berlangsungnya sintesis protein.

Selain pada tumbuhan, ribosom juga terdapat dalam tubuh hewan. Ciri khas dari organel tumbuhan ini adalah kecil dan padat. Bentuknya seperti butiran-butiran. Kemudian, ia mempunyai ukuran dengan diameter sekitar 20 nm.

Yang terkandung dalam ripsom adalah 35 persen protein (ribonucleoprotein/RNP) dan juga 65 persen RNA Ribosom (rRNA). Organel sel tumbuhan ini terletak pada bagian membran retikulum endoplasma serta terdapat juga ribosom yang terletak bebas dalam bagian sitosol.

Ribosom tak mempunyai membran atau selaput. Hal ini karena ukuran yang kecil serta hanya terdiri atas protein saja. Ribosom juga terdiri atas dua bagian, yakni subunit besar dan subunit kecil.

Masing-masing dari keduanya terdapat RNA dan juga protein. Kedua subunit tersebut dapat masuk dalam kategori yang berkaitan dengan sedimentasi dalam sebuah media tertentu.

Meskipun fungsi ribosom pada sel tumbuhan hanya memiliki satu fungsi utama, yakni berperan penting dalam sintesis protein, ribosom juga memiliki beberapa fungsi lain, antara lain:

Fungsi Translasi

Dalam proses berlangsungnya pembentukan protein tumbuhan, ribosom melakukan tahap translasi. Tahapan ini berupa proses dalam mengambil instruksi Messenger RNA yang kemudian akan menggantinya dengan protein.

Proses yang ia lakukan tersebut adalah membuat protein dari awal saat ribosom menempel pada asam amino dalam membangun protein. Kemudian, sub unit ribosom akan bergabung dengan bagian RNA Messenger. Hingga pada akhirnya akan melakukan proses pembangunan protein.

Baca Juga: Pita Suara Manusia, Pengertian, Fungsi dan Jenis Secara Lengkap

Fungsi Dalam Metabolisme Sel Tumbuhan

Fungsi ribosom selanjutnya adalah sebagai organel yang berperan penting dalam setiap aktivitas metabolisme sel itu sendiri. Ribosom adalah salah satu organel sel yang perannya sangat penting dalam pembentukan sel secara sempurna.

Jadi, peran penting atau fungsi ribosom pada sel tumbuhan menjadi sangat tumbuhan perlukan dalam pembentukan dan tahap perkembangan.

Fungsi Sebagai Tempat Sintesis Protein

Fungsi ini adalah fungsi yang utama dari ribosom. Organel sel tumbuhan dalam melakukan proses pembentukan protein. Ribosom menyusun dari urutan asam amino hingga menjadi peptida yang sesuai dengan cetakan RNA Messenger (mRNA).

Dengan demikian, ribosom adalah sebagai tempat berlangsungnya sintesis protein sel tumbuhan itu sendiri. Sementara itu, rangkaian proses dari sintesis protein ini dapat kita sebut dengan dogma sentral.

Protein yang akan ribosom hasilkan dalam proses ini nantinya terpakai oleh bagian sel yang lain, yakni sitoplasma. Proses pembentukan atau sintesis protein ini akan menjadi fungsi utama dari ribosom.

Baca Juga: Fungsi Usus 12 Jari pada Sistem Pencernaan Manusia dan Cirinya

Struktur Ribosom

Strukturnya mempertimbangkan fungsi ribosom pada sel tumbuhan dalam mengumpulkan mRNA dengan tRNA yang merupakan pembawa asam amino.

Tiap ribosom mempunyai satu tempat untuk pengikatan sub unit kecil (mRNA) serta tiga tempat untuk pengikatan tRNA yang juga dapat kita sebut dengan tempat A (Aminosit), tempat P (Peptidyl), dan tempat E (Exit) yang terdapat pada sub besar dari ribosom.

Tempat A (Aminosit) merupakan sebuah tempat untuk pengikatan tRNA-Aminosit. Yang biasanya mengikat tRNA dan memikul asam amino selanjutnya yang nantinya akan bergabung dengan rantai polipeptida.

Sementara tempat P (Peptidyl) untuk pengikatan tRNA-Peptidil. Biasanya untuk mengikat tRNA yang menempel dalam rantai polipeptida yang sedang dalam pertumbuhan. Fungsi ribosom pada sel tumbuhan melalui struktur yang terakhir adalah tempat E (Exit), yakni menjadi sebuah tempat keluarnya tRNA yang tak bermuatan. (R10/HR Online)

Editor: Jujang