Fungsi Rotasi Ban Mobil, Agar Keempat Roda Aus Secara Merata

Fungsi Rotasi Ban Mobil, Agar Keempat Roda Aus Secara Merata
Ilustrasi fungsi rotasi ban. Foto istimewa

Fungsi rotasi ban mobil salah satunya untuk membuat semua kondisi ban dapat aus secara merata. Ban merupakan komponen penting pada setiap kendaraan.

Komponen ini memiliki fungsi yang cukup penting guna kendaraan dapat berjalan. Ban menjadi komponen yang langsung berhubungan dengan jalan.

Baca Juga : Memanaskan Mobil Matic, Ini Dia Tips-Tips dan Manfaatnya

Oleh karena itu, permukaannya akan mudah aus. Pada mobil terdapat 4 ban yang terpasang dan semuanya saling bekerja sama.

Ketika tread atau permukaan ban aus tidak merata, dapat menimbulkan masalah baru. Misalnya saja kenyamanan saat berkendara kurang, traksi ban, hingga masih banyak yang lainnya.

Disinilah fungsi rotasi ban anda butuhkan. Agar dapat mengganti satu posisi ke posisi lainnya sehingga ban dapat aus secara merata. Selain itu, pemakaian ban pun akan lebih hemat.

Fungsi Rotasi Ban pada Kendaraan

Ban mobil memiliki kinerja yang cukup penting karena harus mampu menopang beban kendaraan sekaligus menghasilkan traksi optimal dengan permukaan aspal.

Peran ban mobil cukup penting, sehingga perlu komponen yang namanya rotasi ban. Fungsi dari komponen pada mobil yang satu ini yaitu agar ban bisa aus secara merata.

Bisa anda ketahui jika sistem penggerak roda depan dan belakang membuat permukaan ban akan mudah aus. Selain itu, adanya pengereman juga menambah keausan itu terjadi.

Rotasi yang digunakan untuk semua sisi ban, bahkan ban serep. Fungsi rotasi ban mobil biasanya untuk jarak tempuh setiap 7.000 km hingga 10.000 km.

Namun, jika kendaraan melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi, anda bisa melakukan rotasi setiap 5.000 km sekali. Rotasi bisa anda lakukan pada keempatnya.

Jika ban serep tidak anda rotasi sekalian, bila terjadi penggantian sewaktu-waktu, maka tingginya tetap sama. Namun, sayangnya, tidak semua jenis ban bisa anda rotasi.

Ban dengan jenis full size bisa anda rotasi, sedangkan jenis temporary tidak bisa. Sebaiknya pilih ban dengan jenis yang tepat dan sesuai yang anda butuhkan pada kendaraan.

Cara Melakukan Rotasi Ban

Bagi anda yang hendak melakukan rotasi ban, ketahui dulu jika bagian ban depan dan belakang rotasinya berlainan. Sebab, ban pada mobil bagian depan memiliki peranan yang cukup banyak.

Ban bagian depan memiliki peranan yaitu menarik kendaraan ketika melaju. Pada bagian ini ban penggerak depan juga berfungsi sebagai pengatur arah gerak mobil dan menjadi tumpuan ketika pengereman.

Baca Juga : Hidrolik Pintu Mobil, Cara Perawatan dan Ciri-Ciri Kerusakannya

Itulah perbedaan rotasi ban depan dan belakang. Setelah mengetahui perannya yang berbeda, sebaiknya ketahui juga bagaimana pemilihan rotasi ban yang baik untuk keduanya.

Berikut ini ada beberapa skema yang mampu membuat fungsi rotasi ban bisa tepat. Anda bisa lakukan sendiri pada mobil kesayangan.

Skema rotasi ban mobil penggerak depan (FWD):

  • Ban bagian depan kanan mundur menjadi ban serep
  • Ban depan kiri mundur menempati posisi ban belakang bagian kiri
  • Posisi ban belakang kanan maju menjadi ban depan kiri
  • Ban belakang kiri maju menjadi ban depan kanan
  • Sedangkan ban serep justru bisa berfungsi sebagai ban belakang.

Rotasi ban mobil penggerak belakang (RWD):

  • Ban depan posisi kanan mundur sebagai ban belakang bagian kiri
  • Ban belakang kiri maju menjadi ban depan kiri
  • Pada bagian ban belakang kanan maju sebagai ban depan kanan
  • Ban depan kiri masuk menjadi ban serep
  • Sedangkan ban serep menjadi ban belakang kanan.

Itulah skema dan cara untuk merotasi ban, baik belakang atau depan. Lakukan cara yang terbaik pada kendaraan anda agar fungsi rotasi ban bisa anda rasakan. Jika tidak, sebaiknya datang pada tempat yang mampu membantu anda memasang rotasi ban mobil.

Hal yang Dilakukan Ketika Merotasi Ban

Saat anda ingin melakukan rotasi ban, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini. Pertama, ketika akan melakukan rotasi, periksa dulu kendaraan dan kondisi setiap bannya.

Pastikan ban tidak memiliki kondisi retak, aus tidak normal, dan kerusakan lainnya. Pada beberapa jenis mobil, tekanan udara pada ban depan serta belakang tidak sama.

Sebaiknya anda sesuaikan dengan spesifikasi setelah melakukan rotasinya. Perhatikan juga tanda arah perputaran pada side wall ban, pastikan arah putarannya tidak terbalik.

Gunakan bantuan rotasi ban agar keempat roda bisa seimbang dan aus merata. Fungsi rotasi ban itu sendiri juga mampu membuat anda tetap merasa aman dan nyaman saat mengemudi. (R10/HR-Online)

Baca Juga : Starter Mobil Mati, Ada Penyebab yang Perlu Segera Ditangani