Gejala HB Rendah Paling Sering Terjadi yang Patut Diwaspadai

gejala HB rendah
Ilustrasi gejala HB rendah. Foto: Ist/Net

Gejala HB rendah terkadang sulit dikenali. Penyebab kondisi ini umumnya terjadi karena penyakit anemia. Namun hemoglobin atau HB rendah juga bisa terjadi akibat faktor lain. Membiarkannya bisa berbahaya sehingga harus kita waspadai.

Hemoglobin merupakan metaloprotein atau protein dengan kandungan zat besi yang terdapat dalam sel darah merah. Molekul hemoglobin atau HB terdiri dari sejumlah partikel, seperti apoprotein, globin, dan empat gugusan heme dengan satu atom besi.

Fungsi utamanya, mengutip dari Wikipedia, untuk mengangkut oksigen yang berasal dari paru-paru untuk didistribusikan ke seluruh tubuh. Hemoglobin juga berperan dalam mengusung dan mengembalikan karbondioksida (CO2) ke paru-paru agar keluar bersama hembusan nafas.

Sangat penting mengenal gejala HB rendah. Sebab, terjadinya mutasi atau perubahan pada struktur hemoglobin akan menyebabkan gangguan atau penyakit. Jika mutasi terjadi pada gen protein hemoglobin akan menyebabkan hemoglobinopati, seperti penyakit anemia dan talasemia.

Begitu juga jika sel darah kekurangan zat besi akan menyebabkan terganggunya komposisi heme yang menyusun hemoglobin (heme dan globin). Padahal zat besi inilah yang mampu mengikat oksigen dalam darah.

Pengukuran kadar HB darah biasanya dengan satuan desiliter (dL). Kadar HB normal pada wanita antara 12 hingga 15 dL dan pria antara 13 hingga 17 dL. Saat kurang dari nilai normal biasanya akan timbul gejala.

Gejala HB Rendah yang Banyak Terjadi

Penyebab penurunan kadar HB darah umumnya berkaitan dengan penyakit anemia. Namun hemoglobin rendah tak selalu karena penyakit, namun bisa karna faktor lain. Berikut berbagai gejala HB rendah yang patut kita waspadai.

Wajah Pucat

Kekurangan hemoglobin akan menyebabkan oksigen yang terangkut ke seluruh tubuh juga berkurang. Termasuk ke lapisan kulit. Efeknya, kulit tubuh akan terlihat pucat, khususnya pada bagian wajah yang akan lebih terlihat.

Tubuh Lemas

Rendahnya hemoglobin juga akan menyebabkan suplai oksigen ke berbagai organ tubuh lainnya ikut berkurang. Hal ini akan menyebabkan tubuh juga kurang energi sehingga menjadi lemas.

Baca juga: Penyebab HB Rendah dan Langkah Menaikkannya

Jika kondisi ini terjadi pada ibu hamil harus segera mendapat penanganan karena bisa berbahaya. Ibu hamil yang mengalami anemia bisa menyebabkan kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah, hingga risiko kematian ibu.

Nafas Sesak

Gejala HB rendah lainnya yang juga sering terjadi adalah nafas yang terasa sesak. Hal ini wajar terjadi akibat suplai oksigen yang rendah yang menyebabkan kesulitan bernafas.

Mudah Lelah

Selain tubuh yang mengalami lemas, tubuh juga akan mudah lelah meskipun aktivitas yang Anda lakukan sangat ringan. Jalan sebentar sudah merasa capai. Bahkan untuk bekerja pun akan terasa cepat lelah.

Bahkan saat Anda tidak melakukan aktivitas fisik juga akan membuat tubuh mudah lelah. Kondisi ini bisa saja kita atasi dengan minum teh manis hangat atau mengonsumsi buah-buahan yang kaya nutrisi.

Kesulitan untuk Fokus

Gejala HB rendah yang juga sering terjadi adalah kesulitan melakukan konsentrasi. Hal ini tentunya bisa mengganggu pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari. Apalagi jika Anda masih sekolah atau kuliah.

Kesulitan untuk fokus terjadi karena oksigen ke otak yang kurang dari akibat rendahnya hemoglobin. Untuk mengatasinya Anda bisa coba mengonsumsi kacang hijau atau buah yang kaya zat besi.

Sakit Kepala

Gangguan lain yang bisa terjadi akibat rendahnya kadar HB darah adalah timbulnya rasa sakit kepala. Kondisi ini terjadi karena suplai oksigen ke otak yang berkurang sehingga memicu rasa sakit pada kepala.

Gejala HB rendah semacam ini mungkin sulit Anda bedakan dengan tanda penyakit lainnya. Langkah terbaik untuk meredakannya adalah dengan tidur. Biasanya sakit kepala akan segera hilang setelah bangun.

Mudah Berkeringat

Tubuh berkeringat wajar saat kita habis melakukan aktivitas fisik atau karena cuaca yang panas. Namun jika Anda tak melakukan kegiatan apa pun, apalagi udara sedang dingin dan Anda mudah berkeringat sebaiknya waspadalah.

Pada orang yang menderita kekurangan hemoglobin biasanya keringat keluar secara berlebihan dan tidak biasa. Keringat tak hanya keluar pada badan, namun juga pada kaki dan tangan.

Jantung Terasa Cepat

Gejala HB rendah juga akan menyebabkan perubahan detak jantung yang terasa semakin cepat dari biasanya. Kondisi ini wajar jika Anda melakukan aktivitas fisik atau olahraga. Namun jika terjadi tanpa sebab, maka waspadai.

Detak jantung yang semakin cepat terjadi karena jantung harus bekerja ekstra keras akibat kurangnya suplai oksigen. Jika kondisi ini berlangsung lama tanpa penanganan yang tepat bisa memicu gangguan jantung.

Rambut Rontok

Penurunan kadar hemoglobin dalam darah ternyata juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan rambut. Rambut tak hanya akan rusak, namun juga mudah rontok. Jika berlangsung lama tentunya akan menyebabkan kebotakan.

Baca juga: Tanda Tanda Kurang Darah, Jenis dan Bahayanya untuk Kesehatan Tubuh

Rambut yang rontok memang bukan melulu gejala HB rendah. Beberapa penyakit lain juga bisa menyebabkan kondisi ini. Karena itu untuk memastikannya segera periksakan ke dokter Anda.

Pingsan

Kondisi hemoglobin rendah yang tidak mendapat penanganan dengan baik bisa berdampak buruk, termasuk bisa menyebabkan pingsan. HB rendah akan menurunkan suplai oksigen yang menuju ke otak.

Jika kondisi ini berlangsung dalam jangka lama tidak saja akan menyebabkan pusing atau sakit kepala. Kesadaran pun akan terganggu sehingga akan menyebabkan pingsan. Kejadian ini berbahaya jika berada di jalan raya.

Sakit Perut

Penurunan kadar hemoglobin darah juga bisa mengganggu sistem pencernaan. Seperti sakit perut atau diare. Namun gejala HB rendah semacam ini umumnya terjadi pada anak-anak meski juga terjadi pada orang dewasa.

Dada Terasa Nyeri

Redahnya kadar hemoglobin dalam darah akan menyebabkan kesulitan untuk mengangkat oksigen, khususnya yang menuju ke jantung. Jantung pun akan bekerja dengan lebih berat untuk mengatasinya.

Akibat kerjanya yang berat, maka organ yang berada pada bagian dada juga akan memicu rasa nyeri. Namun tak jarang orang menyangkanya sebagai penyakit jantung.

Cara Mengatasi dengan Makanan untuk HB Rendah

Mengenal gejala HB rendah sangat penting dan harus segera mendapat penanganan yang tepat. Ada banyak risiko yang bisa berbahaya bagi tubuh jika kita membiarkan kondisi ini berlarut-larut. Bahkan salah satunya bisa memicu penyakit berbahaya.

Baca juga: Makanan untuk Tekanan Darah Rendah, Rekomendasi Terbaik dan Alami

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk memberikan pertolongan dalam mengatasi rendahnya kadar HB. Salah satunya dengan makanan. Berikut cara mengatasi dengan makanan untuk HB rendah.

Buah Pisang

Salah satu jenis buah yang sangat baik untuk orang yang mengalami HB rendah adalah dengan mengonsumsi buah pisang. Buah ini kaya dengan vitamin C, A, dan kaya mineral penting untuk meningkatkan kadar HB darah.

Dari berbagai jenis pisang, sebaiknya pilih buah pisang ambon dan pisang raja yang perlu Anda konsumsi setiap hari. Mengonsumsi buah ini sangat berguna untuk segera memulihkan dan mengembalikan kadar hemoglobin dalam darah.

Sayuran Hijau

Mengonsumsi sayuran hijau juga sangat baik untuk mengatasi rendahnya kadar HB darah. Jenis sayuran yang perlu Anda pilih seperti bayam dan brokoli yang sebaiknya segera Anda konsumsi setiap hari untuk memulihkan kondisi.

Brokoli kaya dengan kandungan zat besi yang akan meningkatkan hemoglobin. Bayam juga banyak mengandung zat besi dan mineral penting yang baik untuk kesehatan. Meningkatkan asupan zat besi akan mendongkrak suplai oksigen.

Anda bisa mengolah kedua sayuran ini dalam bentuk masakan yang enak. Anda juga bisa merebusnya untuk makan sebagai lalapan. Orang yang tengah melakukan diet biasa membuatnya menjadi jus dengan menambahkan buah pisang.

Kacang-kacangan

Makanan untuk HB rendah yang juga sangat baik adalah kacang-kacangan. Kandungan nutrisinya sangat baik untuk menaikkan kadar HB darah dan meningkatkan fungsi organ jantung.

Jenis kacang-kacangan yang sebaiknya Anda konsumsi adalah kacang panjang dan kacang polong. Anda bisa mengolahnya menjadi masakan yang enak atau Anda buat tumis yang bisa Anda konsumsi setiap hari.

Demikianlah berbagai gejala HB rendah yang penting untuk Anda waspadai. Saat Anda merasakan suatu gejala atau tanda penurunan hemoglobin segera saja konsumsi makanan yang baik untuk HB rendah tersebut. (R11/HR-Online)

Editor: Eva Latifah