Hujan Deras, Bencana Timpa Sejumlah Desa di Langkaplancar Pangandaran

Hujan Deras, Bencana Timpa Sejumlah Desa di Langkaplancar Pangandaran
Saluran air yang terdampak longsor di Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar. Foto: Enceng/HR

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com).-  Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pangandaran mengakibatkan bencana longsor dan banjir beberapa titik, terlebih wilayah Kecamatan Langkaplancar yang merupakan daerah pengunungan dan perbukitan.

Camat Langkaplancar, Deni Ramdani, sebelumnya sudah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Termasuk menghindari daerah-daerah yang dianggap berbahaya dan rawan longsor.

Menurutnya, sejauh ini sudah ada beberapa fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat tanah longsor dan luapan air bah.

Sementara yang sudah melaporkan adanya kerusakan dan bencana itu antara lain Desa Jayasari, Cimanggu, Bojongkondang, Jadimulya, Pangkalan, dan Karangkamiri.

“Semuanya sudah kita laporkan kepada dinas terkait. Sementara masyarakat sekitar juga sudah membantu membersihkan material longsor secara gotong royong,” paparnya, Selasa (13/10/2020).

Baca Juga: Sungai Cicepak Pangandaran Meluap, Puluhan Hektar Sawah Terendam

Kadus Cimajenti Desa Jayasari, Edwin, mengatakan, bencana longsor yang memutuskan solokan gede yang berfungsi mengairi puluhan hektar sawah itu harapannya agar segera mendapatkan perbaikan.

Apalagi para petani sangat mengandalkan pasokan air dari saluran yang dibangun tahun 2019 itu.

“Kami harap upayakan saluran irigasi terlebih dahulu, agar para petani yang hendak menggarap lahan tidak kesulitan air. Untuk sementara bisa dengan menggunakan pipa sebelum ada rehab secara permanen,” pungkasnya.

Hujan deras pada Senin (12/10/2020) membuat jembatan penghubung di Desa Jayasari ambruk.

Padahal jembatan tersebut baru saja selesai pengerjaannya. Sumber angarannya dari DD tahun 2020 senilai Rp 40 juta. (Enceng/Koran HR)