Jenis Jaringan Epitel dan Fungsi Pentingnya dalam Tubuh Manusia

Jenis Jaringan Epitel
Ilustrasi Jenis Jaringan Epitel. Foto Isimewa

Jenis jaringan epitel sangat penting untuk kita ketahui. Jaringan epitel merupakan salah satu jaringan dalam tubuh yang mana luas permukaannya meliputi area yang cukup besar dengan susunan sel yang rapat.

Fungsi dari jaringan ini adalah melapisi atau juga menutupi permukaan tubuh serta menyusun bagian paling luar organ. Dapat kita katakan jika jaringan ini merupakan ‘pintu gerbang’ yang dapat melindungi tubuh dari paparan secara langsung dari dunia luar.

Jenis Jaringan Epitel dan Fungsinya

Mengutip dari Wikipedia, fungsi jaringan epitel yaitu menutupi permukaan bagian luar dari tubuh, memberikan lapisan, serta membentuk organ dalam dan kelenjar tubuh. Jaringan ini terdiri atas dua klasifikasi, yakni berdasarkan morfologi dan juga berdasarkan jumlah lapisannya.

Jika berdasarkan morfologi, jaringan epitel terdiri atas tiga golongan, yakni epitel silindris (batang), epitel skuamosa (pipih), dan epitel kuboid (kubus).

Lalu, jika berdasarkan lapisan selnya, jaringan ini terdiri atas satu lapisan saja yang kita kenal dengan nama lapisan epitel selapis. Sedangkan jaringan yang memiliki banyak lapisan adalah epitel berlapis.

Selanjutnya, jika berdasarkan fungsinya, jaringan ini terdiri atas epitel kelenjar dan epitel pelapis. Epitel selapis memiliki fungsi sebagai jaringan yang melindungi permukaan, kelenjar, dan organ dalam tubuh.

Kemudian, untuk epitel kelenjar adalah epitel yang terdiri atas sel yang berguna khusus untuk sekresi. Berikut ini adalah ulasan lengkap jenis jaringan epitel yang tersebar dalam tubuh kita.

Baca Juga: Struktur Kuku Manusia Beserta Fungsi dalam Proses Pembentukannya

Epitel Pipih Selapis

Jenis jaringan yang pertama ini merupakan jenis epitel dengan fungsi sebagai penyaring (filter) dari zat-zat yang akan masuk ke dalam organ.

Pada jaringan ini akan menghasilkan pelumas yang berguna untuk melancarkan organ dalam bekerja. Contoh jaringan ini dapat kita temui pada organ ginjal, pembuluh darah, alveolus, selubung jantung, dan pembuluh limfatik.

Epitel Kubus Selapis

Jenis epitel ini adalah epitel dengan fungsi mempermudah organ untuk melakukan proses sekresi dan juga penyerapan. Jaringan epitel ini ada pada ovarium, ginjal, dan juga pada berbagai kelenjar tubuh.

Selanjutnya adalah jenis jaringan epitel silindris selapis. Hampir sama dengan jaringan epitel kubus selapis, jaringan ini berguna dalam melancarkan sistem kerja organ untuk proses sekresi lendir dan juga enzim.

Selain itu, juga memiliki fungsi dalam menyerap zat-zat tertentu. Akan tetapi, terdapat perbedaan, yaitu epitel jenis ini lengkap dengan adanya silia dan juga lendir seperti serabut.

Epitel ini dapat kita jumpai saluran pencernaan, rahim, bronkus paru-paru, dan juga beberapa kelenjar yang lain dalam tubuh.

Epitel Pipih Berlapis

Jenis jaringan epitel ini memiliki peran dalam melindungi jaringan yang berada di bawahnya. Terdapat dua jenis epitel pipih berlapis ini. Pertama adalah jaringan yang letaknya pada bagian bawah lapisan kulit.

Strukturnya lebih keras karena terdapat kandungan protein. Sedangkan, jenis yang kedua adalah pipih berlapis yang tanpa protein keratin. Letak dari jaringan ini ada pada kerongkongan, mulut, vagina, uretra, dan juga anus.

Baca Juga: Talamus dan Hipotalamus, Definisi Beserta Fungsinya Secara Lengkap

Epitel Kubus Berlapis

Jaringan epitel ini memiliki fungsi sebagai pelindung jaringan, kelenjar, atau juga sel yang ada di bawahnya. Dapat kita temui jenis kelenjar ini pada kelenjar air liur, kelenjar payudara, dan juga kelenjar keringat.

Epitel Silindris Berlapis

Jenis jaringan epitel selanjutnya adalah silindris berlapis dengan fungsi melancarkan dari proses sekresi. Kemudian, juga memiliki fungsi sebagai pelindung dari organ-organ.

Jenis epitel ini pada umumnya terdapat hanya pada tubuh pria. Terletak pada bagian uretra dan yang berhubungan dengan kelenjar tertentu.

Jaringan Epitel Kolumnar Pseudostratifikasi

Jenis epitel ini adalah lapisan sel tunggal yang mana tingginya berbeda-beda. Fungsinya sebagai jaringan yang memperlancar sekresi serta pergerakan lendir dalam organ. Epitel ini dapat kita temukan pada saluran pernapasan bagian atas, tenggorokan, dan saluran sperma.

Epitel Transisional

Jenis jaringan epitel ini merupakan jaringan yang terdiri atas lebih dari satu lapisan sel. Susunan kombinasinya memiliki bentuk pipih dan juga kubus. Tak hanya itu saja, jaringan epitel yang satu ini terletak pada kandung kemih. Jenis jaringan ini dapat melakukan peregangan dan bahkan pembesaran saat menampung urin. (R10/HR Online)

Editor: Jujang