Kasus Covid-19 Kota Banjar Kembali Bertambah Dari Klaster Gamer

Klaster Gamer di Kota Banjar
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjar saat melakukan tracking. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Muncul klaster baru di Kota Banjar, Jawa Barat, yakni klaster gamer. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Agus Nugraha. Ia kembali menyampaikan adanya penambahan kasus positif Covid-19 pada Kamis (1/10/2020).

Menurut Agus, warga terkonfirmasi positif Covid-19 kali ini merupakan seorang laki-laki berusia 28 tahun asal Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman. Dia dinyatakan positif setelah menjalani swab test.

“Ya. Hari ini ada penambahan lagi satu orang warga Banjar yang positif Covid-19,” kata Agus saat dihubungi HR Online.

Warga tersebut lanjut Agus Nugraha, sebelumnya sempat melakukan kontak erat dengan pasien positif virus Corona lainnya. Pasien tersebut adalah seorang gamer yang sudah lebih dulu terkonfirmasi positif. Gamer tersebut sebelumnya melakukan kontak erat dengan salah seorang anak Nakes beberapa waktu yang lalu.

“Pasien tersebut masuk kategori orang dengan gejala dan saat ini sudah menjalani perawatan di RSUD Banjar,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan adanya penambahan satu orang tersebut sampai saat ini jumlah kasus Covid-19 di Kota menjadi 36 orang. Rinciannya 11 orang menjalani perawatan di RSUD, sembuh atau selesai isolasi 24 orang dan meninggal dunia sebanyak 1 orang.

“Kasus positif jumlahnya terus meningkat. Kami berharap masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya bersama memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini,” ujarnya.

Ada Klaster Gamer, Tim Gugus Tugas Langsung Lakukan Tracking

Sementara itu, pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar dr Agus Budiana, mengatakan, saat ini tim Gugus Tugas langsung melakukan tracking. Tracking dilakukan kepada warga yang pernah melakukan kontak dengan pasien sebagai upaya pencegahan.

“Ada 8 orang yang kami tracking. Mereka langsung mengikuti pengambilan spesimen tes uji usap dan besok hasilnya langsung kami kirim ke Labkesda Jabar,” katanya.

Ia menambahkan, dari pemeriksaan swab test hasil tracking yang dilakukan oleh tim Gugus Tugas kepada warga yang pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi positif di beberapa lokasi seperti kluster Waringinsari dan Mulyasari sampai sekarang hasilnya belum keluar.

“Belum ada informasi dari Labkesda provinsi. Kami juga masih menunggu itu. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah keluar hasil swabnya,” ujar dr Agus. (Muhlisin/R7/HR-Online)

Editor: Ndu