Kesbangpol Pangandaran Bina Pemuda Melalui Penguatan Budaya Bangsa

Kesbangpol Pangandaran Bina Pemuda Melalui Penguatan Budaya Bangsa
Kesbangpol Pangandaran memberikan pembinaan dan penguatan nilai budaya bangsa kepada para pemuda. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran (Harapanrakyat.com),- Badan Kesbangpol Pangandaran memberikan penguatan nilai luhur budaya bangsa kepada para pemuda Pangandaran,Jawa Barat, Rabu (21/10/2020). Tujuannya untuk keberlangsungan generasi penerus bangsa yang berasaskan Pancasila.

Pembinaan ini pesertanya dari organisasi kepemudaan seperti KNPI, Karangtaruna, Pemuda Pancasila dan tiga kecamatan yakni Padaherang, Kalipucang dan Mangunjaya.

Dalam melaksanakan kegiatan, Kesbangpol menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Peserta harus memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun. Kegiatan berlangsung di Gedung Dakwah Padaherang.

Kepala Badan Kesbangpol Pangandaran Dedih Rakhmana mengatakan, pembinaan bagi generasi muda ini kaitannya dengan penguatan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Yang merupakan warisan leluhur para pendiri agar tidak tergerus oleh budaya global (barat) dan modern.

“Tujuannya untuk memperkuat generasi muda dalam pemahaman nilai-nilai budaya bangsa yang berasaskan pancasila. Kami juga mempedomani protokol Kesehatan kita siapkan tempat cuci tangan, tempat duduk kita batasi dan memberi jarak, serta peserta wajib memakai masker,”kata Dedih Rakhmat.

Dedih mejelaskanperlu melakukan penguatan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang berazaskan pancasila harus terus intens. Agar pemuda bisa menjaga ideologi dan falsafah Pancasila dan NKRI.

Kepala Kesbangpol Ciamis juga menuturkan nilai budaya bangsa ini dapat membentengi pemuda dari budaya globalisasi modern yang masuk ke Indonesia .

“Untuk menjaga ideologi falsafah Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memerlukan penguatan pemahaman nilai-nilai luhur budaya bangsa kepada pemuda Pangandaran,” jelasnya.

Sodin, tokoh pemuda dari Karangtaruna, kegiatan dari Badan Kesbangpol Pangandaran ini sangat positif. Sebagai generasi penerus  untuk menanamkan ideologi nilai-nilai kebangsaan yang berasaskan pancasila dalam membentengi kehidupan modernisasi.

“Dalam menangkal budaya asing serta pemahaman yang masuk kita harus bisa selektif dan menyaringnya,”pungkasnya. (Madlani/R9/HR-Online)

Editor: Dadang