Komponen Fuel Pump Motor, Mempengaruhi Kinerja Mesin Kendaraan

Komponen Fuel Pump Motor, Mempengaruhi Kinerja Mesin Kendaraan
Ilustrasi komponen fuel pump motor. Foto istimewa

Komponen fuel pump motor berfungsi sebagai pompa bahan bakar dari fuel tank. Fuel line yang kemudian menyalur pada injektor akan menimbulkan tekanan.

Komponen ini juga mampu menjaga agar tekanan bahan bakar tersebut sesuai dengan tekanan standar dari fuel pump itu sendiri. Komponen pada kendaraan, entah sepeda motor atau mobil, memiliki peranan yang cukup penting.

Setiap komponen memiliki fungsinya masing-masing. Sepeda motor menjadi alat transportasi yang cukup banyak digunakan saat ini.

Baca Juga : CVT Motor Matic, Gejala Kerusakan dan Cara Merawatnya

Hal ini karena motor memiliki sifat yang simpel dan mudah untuk berkendara, baik dalam kondisi jalan macet sekalipun. Transportasi yang satu ini pun memiliki banyak komponen yang mampu membuat kendaraan bisa melaju dengan baik.

Saat ini perkembangan sistem pada sepeda motor pun mulai mengalami pembaruan. Salah satunya yaitu sepeda motor tipe injeksi.

Sistem injeksi untuk pasokan bahan bakar membutuhkan fuel pump. Komponen ini bertugas untuk menghisap bahan bakar dari tangki yang disemprot ke injektor.

Setiap komponen pada kendaraan wajib anda rawat untuk menjaga kondisinya tetap dalam keadaan membaik. Jika tidak ada perawatan, semua komponen kendaraan bisa mudah rusak.

Komponen Fuel Pump Motor

Pendukung sistem kerja pada sepeda motor tipe injeksi yaitu fuel pump. Fungsinya juga membuat tekanan sesuai standar dari fuel pump itu sendiri.

Jika tekanan yang terjadi tidak stabil, bahkan berkurang atau justru lebih, akan berpengaruh pada kendaraan. Sehingga kinerja mesin motor tidak berfungsi dengan optimal.

Selain itu, mesin juga akan susah nyala karena putarannya tidak stabil. Bahkan bisa-bisa motor justru akan mogok saat anda dalam perjalanan.

Jika komponen fuel pump motor berkurang, performanya bisa terlihat jelas saat main switch berputar pada posisi on. Tidak ada suara mendesing pada komponen tersebut.

Jika sudah dalam keadaan seperti itu, otomatis motor akan mogok atau tidak bisa nyala. Salah satu penyebabnya yaitu akibat fuel tank terkontaminasi dengan air dalam waktu lama.

Sehingga kualitas bahan bakar menurun dan air tersebut dapat mengakibatkan short pada fuel pump. Fuel pump itu sendiri memiliki beberapa komponen pendukung, antara lain:

Fuel Sender

Pertama yang terdapat pada fuel pump motor yaitu fuel sender. Komponen ini memiliki fungsi yang cukup penting untuk kendaraan.

Fungsinya itu sendiri untuk dapat mendeteksi volume bahan bakar dalam tangki motor. Sehingga anda bisa mengetahui berapa banyak volume yang masih terdapat pada fuel tank kendaraan.

Pressure Regulator

Komponen selanjutnya yaitu pressure regulator yang berfungsi untuk menjaga tekanan bahan bakar. Injeksi tekanan ke injektor ini berfungsi agar kondisinya dalam keadaan tetap stabil.

DC Motor

Komponen terakhir pada fuel pump yaitu DC motor. Komponen fuel pump motor yang satu ini mampu menggerakkan impheller yang terdapat pada fuel pump.

Baca Juga : As Gear Depan Aus Akibat Kotoran yang Menempel Terlalu Banyak

Selain itu, DC motor juga mampu menghisap bahan bakar dari fuel tank melalui hose. Selanjutnya bahan bakar tersebut akan menyalur ke injektor. Agar kondisi bahan bakar dalam fuel tank terjaga kualitasnya.

Jenis Fuel Pump dan Cara Kerjanya

Fuel pump menjadi komponen penting pada sistem pembakaran kendaraan. Sebaiknya jaga agar tidak terkontaminasi dengan air yang bisa mengakibatkan banyak masalah.

Komponen fuel pump motor itu sendiri terbagi menjadi dua macam. Lantas apa saja dan bagaimana cara kerjanya, berikut ulasannya:

Fuel pump mekanis, jenis yang pertama ini bekerja dengan cara gerakkannya dapat bantuan dari mesin. Jenis yang satu ini bisa anda temukan pada mesin yang memiliki bahan bakar solar atau bensin.

Cara kerjanya sendiri cukup sederhana. Saat mesin hidup, camshaft akan menekan tuas agar velve menyerap bahan bakar.

Selanjutnya velve akan kembali pada posisi awal dan bahan bakar tertarik melalui outlet valve. Terdapat komponen diafragma karet, yaitu dua bagian rumah yang mengapit, tuas, spring, outlet velve, dan inlet.

Fuel pum elektrik yang terdapat pada sistem injeksi. Cara kerjanya memompa bahan bakar dari tangki nozzle injektor dengan bantuan gerakan motor listrik. Komponen fuel pump motor yang satu ini cukup vital pada mesin kendaraan. (R10/HR-Online)

Baca Juga : Tutup Pentil Ban, Jangan Sepelekan Komponen Kecil yang Satu ini