LSM PADI Tasikmalaya Ingatkan Masyarakat Jangan Kendor Prokes 3M

LSM PADI Tasikmalaya Ingatkan Masyarakat Jangan Kendor Prokes 3M
Ketua LSM PADI kota tasikmalaya Andi Lala, saat membagikan sembako kepada jompo dan mensosialisasikan 3M serta meminta masyarakat jangan kendor prokes. Foto : Apip/HR

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- LSM PADI (Peradaban Demokrasi Indonesia) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mengimbau kepada anggotanya dan juga masyarakat agar jangan kendor untuk menerapkan protokol kesehatan.

Selain memberikan imbauan dan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) 3M, LSM yang bergerak di bidang sosial ini juga membagian sembako kepada masyarakat.

Ketua LSM PADI, Andi Lala mengatakan, bahwa pandemi Covid-19 sampai saat ini masih melanda Kota Tasikmalaya.

Untuk itu, pihaknya mengajak kepada anggota dan masyarakat untuk jangan kendor, dan menyadari betapa pentingnya menerapkan 3M. Yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Andi menuturkan, bahwa prokes 3M tersebut agar terhindar dari penyebaran virus Corona. Menurutnya, penerapan prokes bisa mulai dari bagian terkecil, seperti diri sendiri, keluarga atau kerabat.

“Saya melihat akhir-akhir ini masyarakat sering berkerumunan dan tidak mengindahkan prokes. Saya khawatir kalau ini dibiarkan begitu saja, akan terjadi peningkatan penyebaran Covid-19,” ujarnya kepada HR Online, Senin (26/10/2020).

Oleh karena itu, pihaknya sangat berharap adanya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan masukan kepada pemerintah, dan mencari solusi terkait adanya program bantuan sosial terdampak Covid-19.

Andi mencontohkan, sekarang banyak orang mengantre berbondong-bondong datang ke kelurahan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. Tidak menutup kemingkinan penyebaran virus Corona itu bisa terjadi.

“Sekali lagi saya berharap pemerintah untuk mengambil tindakan. Dan kepada masyarakat, ingat selalu jaga keselamatan sendiri, keluarga dan masyarakat umum lainya. Jangan sampai kendor,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto