Penanggulangan Longsor di Langkaplancar Pangandaran Dibiayai DD

Penanggulangan longsor di Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dibiayai dari Dana Desa (DD). Foto: Entang SR/HR.
Penanggulangan longsor di Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dibiayai dari Dana Desa (DD). Foto: Entang SR/HR.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Penanggulangan longsor di Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dibiayai dari Dana Desa (DD) masing-masing. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, pada Minggu (11/10/2020) sore hingga malam kemarin mengakibatkan bencana longsor.

Camat Langkaplancar, Deni, mengatakan, ada enam titik longsor yang terjadi di tiga desa. Adapun untuk penanggulangan longsor di Langkaplancar itu dibiayai dari Dana Desa masing-masing. Baik untuk membantu warga, maupun membersihkan akses jalan dari material longsoran.

“Semenjak adanya laporan bencana longsor dari pemerintah desa ke muspika, pihak kecamatan bersama jajaran kepolisian dan TNI langsung menuju ke lokasi kejadian untuk membantu warga. Terutama rumah warga yang rumahnya jebol akibat longsoran tanah,” terangnya, kepada HR Online, Senin (12/10/2020).

Selain itu, lanjut Deni, warga Kecamatan Langkaplancar juga kompak bergotong-royong membersihkan longsoran tanah yang sempat menghalangi badan jalan penghubung dua desa.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor itu. Kami juga sudah menyampaikan kejadian tersebut kepada intansi terkait. Baik ke BPBD, Dindos PMD Kabupaten Pangandaran, serta ke Setda dan Plt. Bupati Pangandaran,” kata Deni.

Baca Juga : Akibat Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Titik di Pangandaran Longsor

BPBD Bantu Evakuasi Material Longsor

Sementara itu, Plt. Kepala BPBD Kabupaten Pangandaran, Suheryana, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan adanya bencana longsor enam titik wilayah Kecamatan Langkaplancar.

“Atas laporan yang masuk ke BPBD, maka kami pun langsung menugaskan tim cepat ke lokasi kejadian untuk membantu warga, dan muspika Langkaplancar dalam proses evakuasi longsoran tanah,” terangnya.

Selain membantu warga, kata Suheryana, tim dari BPBD juga mendata asesment kejadian yang sebenarnya. Dalam peristiwa bencana longsor tersebut, sejauh ini tidak ada korban jiwa. Hanya saja beberapa rumah warga rusak tertimpa material longsoran.

Pihak BPBD pun mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pangandaran untuk lebih waspada. Menginggat saat ini intensitas hujan yang turun mulai tinggi.

“Tidak ada salahnya jika kita waspada sedini mungkin terhadap bencana,” tandas Suheryana. (Ntang/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah