Penyakit Tulang Belakang, Jenis dan Cara Mengatasinya

penyakit tulang belakang
Jenis penyakit tulang belakang. Foto: Ist/Net

Penyakit tulang belakang termasuk gangguan yang paling banyak terjadi. Namun ada banyak jenis gangguan tulang belakang yang sebaiknya kita tahu. Sehingga kita bisa mencegah maupun cara mengatasinya dengan cepat.

Tulang belakang manusia, menurut Wikipedia, tersusun atas ruas-ruas tulang yang membentuk tumpukan. Tulang belakang ini juga berada pada bagian punggung yang berguna untuk melindungi organ tubuh yang penting.

Begitu juga dari segi bentuknya, tulang belakang tidak berupa susunan ruas yang lurus melainkan agak melengkung. Ternyata lengkungan pada tulang belakang ini memiliki fungsi yang sangat strategis.

Baca Juga: Penyebab Penyakit Biduran, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Fungsi ini utamanya berkaitan dengan tugasnya dalam menahan tekanan dari berat tubuh maupun agar pergerakan tubuh lebih fleksibel. Lengkungan yang mengarah ke bagian depan ini berguna agar kita lebih mudah bergerak, berjalan, atau berlari.

Tubuh manusia yang tegak karena adanya kerangka tulang. Namun untuk menopang tubuh yang semakin berat, beban berada pada tulang belakang. Bagian tulang inilah yang menjadi andalan tubuh dalam menjalankan aktivitasnya.

Namun tulang belakang bisa terganggu fungsinya karena berbagai sebab. Gangguan yang ada bisa menyebabkan terjadinya penyakit tulang belakang. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya gangguan ini.

Misalnya karena berat tubuh berlebih seperti pada orang obesitas maupun karena faktor lain. Termasuk terjadinya pengeroposan tulang akibat usia yang semakin tua. Begitu juga penyakit yang terjadi karena faktor lainnya.

Ragam Jenis Penyakit Tulang Belakang

Selain untuk menopang tubuh, fungsi tulang belakang juga membentuk postur tubuh. Dalam kondisi normal, kelengkungannya berguna untuk membuat gerakan tubuh lebih lincah. Namun jika kelengkungannya berlebihan bisa menyebabkan berbagai gangguan.

Ada beragam jenis kelainan yang bisa terjadi pada tulang punggung ini. Berikut ini adalah berbagai jenis penyakit tulang belakang yang wajib Anda tahu. Ini penting agar Anda bisa mencegah efek yang lebih parah.

Osteoporosis

Gangguan tulang ini umumnya terjadi pada orang yang telah berusia lanjut. Kondisi ini terjadi karena tubuh tak lagi mampu memproduksi kolagen, zat yang sangat penting dalam penyusunan dan menguatkan tulang.

Penyakit ini terjadi karena kepadatan massa tulang yang menurun. Namun proses penurunan kepadatan tulang ini berlangsung secara perlahan dalam waktu yang lama. Terlebih jika Anda kurang asupan kalsiumnya.

Gangguan ini akan menyebabkan tulang menjadi semakin lemah. Seperti yang bisa kita lihat dengan banyaknya orang lanjut usia dengan bentuk tubuh membungkuk. Kondisi bahkan bisa menyebabkan terjadinya patah tulang.

Rakitis

Penyakit tulang belakang jenis ini terjadi akibat tubuh yang kekurangan vitamin D. Kondisi ini akan menyebabkan tubuh kesulitan menyerap kalsium untuk memperkuat tulang. Gangguan ini umumnya menyerang anak-anak.

Baca Juga: Penyebab Sering Sariawan dari Kebiasaan Buruk hingga Kanker

Tubuh yang kekurangan vitamin D dapat menyebabkan pengalihan fungsi. Tubuh akan memaksa tulang melepaskan kalsiumnya. Akibatnya bisa kita tebak, tulang akan semakin lemah dan terganggu kekuatannya.

Penyakit rakitis yang semakin parah akan menyebabkan tulang menjadi lunak yang terkenal dengan sebutan osteomalacia. Kelainan tulang ini akan menyebabkan tubuh tidak mendapat dukungan sehingga menjadi lemah.

Skoliosis

Kelainan lain yang juga bisa terjadi adalah skoliosis. Penyakit tulang belakang ini terjadi karena tulang melengkung ke arah samping seperti bentuk huruf C atau S. Bagian bahu atau pinggul penderita biasanya tampak tidak seimbang.

Gangguan ini juga terkenal sebagai skoliosis idiopatik karena faktor penyebabnya tidak jelas. Sedangkan penyebab lainnya bisa karena cacat bawaan sejak lahir, penyakit genetika, infeksi tulang belakang, maupun kelainan otot saraf seperti cerebral palsy.

Kifosis

Gangguan lainnya yang terjadi pada tulang belakang adalah kifosis. Penyakit ini  dapat menyebabkan terjadinya pembengkokan tulang punggung bagian atas. Untuk kondisi normal kelengkungan tulang belakang berkisar dari 25 hingga 45 derajat.

Namun penyakit tulang belakang membuat tulang melengkung hingga 50 derajat atau lebih. Kondisi ini akan menyebabkan tubuh menjadi bungkuk. Seperti yang terjadi pada kebanyakan orang berusia lanjut.

Kelainan ini umumnya terjadi karena postur tubuh yang buruk, infeksi tulang belakang, radang sendi, osteroporosis, osteroporosis, maupun karena penyakit lain. Untuk penanganannya sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda.

Lordosis

Tidak seperti kifosis yang menyerang tulang punggung bagian atas, lordosis justru terjadi pada bagian punggung bawah. Bengkoknya tulang akibat kelainan ini mengarah ke depan.

Dalam tubuh yang normal, tulang punggung bagian bawah sebenarnya juga lebih mengarah ke depan. Namun gangguan ini menyebabkan lengkungan ini terlalu berlebihan. Akibatnya, sering muncul rasa sakit pada bagian punggung.

Penyakit tulang belakang ini umumnya terjadi karena obesitas, kehamilan, distrofi otot, osteoporosis, postur tubuh yang buruk, maupun karena faktor keturunan. Namun penyakit ini umumnya masih ringan dan akan sembuh sendiri, khususnya dengan diet.

Kanker Tulang

Selain kista, penyakit kanker juga bisa menyerang bagian tulang belakang. Seperti pada jenis kanker lainnya, penyebaran sel abnormal dalam tulang berlangsung cepat dan umumnya ganas.

Terjangkitnya tulang oleh sel kanker bisa terjadi dari jaringan tubuh lainnya. Kondisi ini umumnya terjadi karena gaya hidup dan pola makan tak sehat. Tak sedikit kasus ini yang bisa menyebabkan kelumpuhan atau kematian.

Kista Tulang

Penyakit tulang belakang juga bisa terjadi akibat penyakit kista. Jenis kista yang menyerang tulang ini banyak terjadi pada usia remaja. Namun kebanyakan gangguan ini dalam taraf ringan dan bisa sembuh sendiri ataupun dengan operasi.

TBC Tulang

Penyakit TBC biasanya terjadi pada organ paru-paru. Namun gangguan ini ternyata juga bisa melebar dan menyerang tulang belakang. Penyakit TBC tulang lebih karena lemahnya tulang saat mengalami TBC paru.

Paget Tulang

Jenis penyakit yang satu ini terjadi tulang mengalami penebalan atau pembesaran. Namun pembesaran tidak terjadi pada semua bagian tulang belakang melainkan hanya pada bagian tertentu saja.

Penyakit tulang belakang ini terjadi karena sel osteoklas terlalu aktif sehingga membentuk sel-sel baru dengan lebih cepat. Namun penebalan tulang ini umumnya rapuh dan mudah patah karena rapuh.

Cara Mencegah dan Mengatasi Penyakit Tulang Belakang

Tulang belakang memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh. Bagian ini tak hanya menyokong dan memberikan bentuk tubuh namun juga mempunyai fungsi yang strategis. Tulang punggung juga melindungi organ dan tempat melekatnya jaringan otot.

Tulang ini juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan mineral maupun ikut dalam proses pembentukan sel darah merah. Meskipun terkesan keras dan kuat, menjaga kesehatan tulang tak kalah pentingnya.

Bagian tulang, khususnya tulang belakang ternyata sangat rentan mengalami gangguan. Kelainan tulang belakang bisa terjadi karena serangan penyakit, faktor keturunan, maupun benturan akibat kecelakaan.

Bahkan kebiasaan duduk maupun gaya hidup yang tidak sehat juga bisa menyebabkan kelainan tulang punggung. Berikut ini beberapa cara mencegah dan mengatasi penyakit tulang belakang yang bisa Anda lakukan.

Konsumsi Nutrisi Tulang

Menjaga kesehatan tulang sangat penting untuk mencegah penyakit. Salah satunya dengan mengonsumsi berbagai jenis nutrisi yang penting untuk tulang. Antara lain vitamin K, D, E, kalsium, zat besi, dan lainnya.

Meskipun kebutuhan tubuh terhadap asupan nutrisi ini tidak begitu banyak namun jika tubuh kekurangan akan bisa berefek buruk. Anda juga membuat variasi menu makanan agar asupan nutrisi lebih variatif dan lengkap.

Berjemur Matahari Pagi

Sinar matahari pagi sangat kaya dengan vitamin D dan merupakan energi gratis dari alam. Tak sedikit orang lanjut tua yang senang berjemur sinar matahari pagi karena sangat baik untuk menguatkan tulang.

Berjemur matahari juga baik untuk meningkatkan dan menjaga kesehatan kulit. Sinar surya ini akan membuat kulit tubuh menjadi lebih kencang. Jika Anda atau anak mengalami kekurangan vitamin D kenapa tidak berjemur matahari pagi saja?

Demikianlah berbagai jenis penyakit tulang belakang yang sebaiknya Anda tahu dan kenali. Menjaga kesehatan tulang sangat penting, terlebih fungsi tulang belakang tak hanya menyangga tubuh namun juga tempat penyimpanan mineral penting. (R11/HR-Online)