Perbedaan Akar Serabut dan Akar Tunggang yang Penting untuk Diketahui

Perbedaan Akar Serabut dan Akar Tunggang
Ilustrasi Perbedaan Akar Serabut dan Akar Tunggang. Foto Istimewa

Perbedaan akar serabut dan akar tunggang menjadi pokok pembahasan yang sepertinya wajib untuk kita ketahui. Seperti yang telah kita ketahui jika akar adalah bagian pokok dari tanaman yang tumbuh ke dalam inti bumi atau ke dalam tanah.

Biasanya, jaringan akar ini memiliki fungsi sebagai penahan tanaman supaya bisa berdiri dengan kokoh. Kemudian mampu menyerap air dan juga unsur hara yang ada dalam tanah tempat akar tersebut tumbuh.

Sementara itu, akar memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Terdapat jenis tunggang dan juga serabut. Lantas apa perbedaan keduanya? Simak penjelasannya sebagai berikut.

Perbedaan Akar Serabut dan Akar Tunggang

Mengutip dari Wikipedia, akar yang merupakan bagian dari tumbuhan ini memiliki peran yang sangat penting dalam menyerap air serta unsur hara yang terkandung dalam tanah tempat ia tumbuh.

Selain itu, akar juga memiliki kegunaan sebagai penahan tumbuhan agar tetap berdiri dengan kokoh dan tegak. Pada morfologi akar berdasarkan jenisnya, akar terbagi menjadi dua jenis.

Sebut saja serabut dan juga tunggang. Perbedaan keduanya pun dapat kita lihat dari struktur akar, fungsinya, keping biji, hingga pada jenis-jenisnya.

Baca Juga: Perbedaan Mutasi Gen dan Mutasi Kromosom yang Perlu Diketahui

Struktur Akar

Perbedaan akar serabut dan akar tunggang yang paling ketara adalah berdasarkan strukturnya. Akar tunggang, pada umumnya terdiri atas akar utama dan sejumlah akar cabang.

Akar cabang tersebut seperti leher, serabut, batang, rambut, serta tudung akar. Berbeda dengan akar serabut. Akar ini justru hanya terdiri dari berbagai macam akar dengan ukuran yang relatif sama yang membentuk seperti rambut, serabut, dan juga tudung akar.

Fungsi

Perbedaan yang kedua dapat kita lihat dari fungsi masing-masing akar tersebut. Akar tunggang mampu menyimpan berbagai macam material makanan yang berasal dari proses penyerapan sari-sari, unsur hara, dan juga air. Contohnya seperti tumbuhan wortel.

Sementara akar serabut memiliki fungsi sebagai penopang tanaman monokotil supaya bisa tumbuh secara kokoh walaupun tidak sekuat jenis akar satunya.

Keping Biji

Kemudian, perbedaan akar serabut dan akar tunggang selanjutnya adalah berdasarkan keping bijinya. Perbedaan ini merupakan perbedaan yang cukup mencolok pada kedua tanaman dengan akar berbeda ini.

Akar tunggang merupakan akar yang umumnya dimiliki oleh tumbuhan berkeping dua atau keping ganda yang sering kita kenal dengan tumbuhan dikotil.

Lalu, pada tumbuhan monokotil atau berkeping satu atau berbiji tunggal mempunyai akar serabut. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan terdapat hal lain yang mempengaruhi perbedaan ini. Misalkan campur tangan manusia dalam mengembangbiakkan tumbuhan tersebut.

Seperti apabila tanaman tersebut tumbuh dengan hasil pencangkokan, maka tanaman dengan biji ganda akan memiliki kemungkinan berakar serabut. Jadi, akar tunggang hanya ada pada tumbuhan berkeping dua yang tumbuh secara alami saja.

Baca Juga: Perbedaan Autotrof dan Heterotrof Berdasarkan Definisi dan Klasifikasinya

Proses Terbentuknya

Perbedaan akar serabut dan akar tunggang selanjutnya dapat terlihat dari proses terbentuknya. Jika melihat dari proses terbentuknya, keduanya mempunyai beberapa perbedaan yang mencolok.

Akar tunggang tumbuh dan berkembang dari lembaga, yakni radikula (calon akar) pada ujung hypocotyl (kecambah). Lalu, akar serabut terjadi karena pada akar primer reduksi sehingga akar serabut tersebut tumbuh pada bagian buku batang.

Jenis-Jenisnya

Jenis dari akar tunggang terdapat dua jenis, yaitu akar tunggang tidak bercabang dan juga akar tunggang bercabang. Akar tunggang yang bercabang memiliki cabang relatif banyak, dan sering kita jumpai pada tumbuhan dengan keping ganda.

Akar tunggang yang tidak bercabang mempunyai jumlah cabang lebih sedikit. Bentuknya seperti tombak, bentuk benang, hingga gangsing. Akar seperti ini dapat kita temui pada wortel dan juga lobak.

Sementara itu, perbedaan akar serabut dan akar tunggang, untuk serabut terdapat tiga jenis. Sebut saja serabut benang, serabut besar, dan serabut tambang. Serabut benang memiliki ukuran akar yang paling kecil daripada ukuran akar lainnya.

Jenis akar seperti ini dapat kita jumpai pada tanaman rumput. Kemudian akar serabut tambang memiliki sifat yang cenderung keras dan kaku. Ukurannya terbilang sedikit lebih besar dan menyerupai tambang. Akar ini dapat kita jumpai pada tumbuhan kelapa.

Selanjutnya adalah akar serabut besar. Akar jenis ini tidak membentuk cabang seperti pada serabut benang. Akar ini dapat tumbuh sebesar lengan orang dewasa.

Dengan mengetahui perbedaan serabut dan tunggang, maka akan sangat bermanfaat bagi kita semua akan keberlangsungan hidup dari suatu tumbuhan. (R10/HR Online)

Editor: Jujang