Ritual Nyacar Jalan & Ruat Bumi di Situs Geger Sunten Tambaksari Ciamis

Ritual Nyacar Jalan & Ruat Bumi di Situs Geger Sunten Tambaksari Ciamis
Ritual nyacar jalan dan rumat Bumi di Situs Geger Sinten. Foto : Eji Darsono/ HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Sebagai bentuk rasa syukur dan menjaga kelestarian tradisi para leluhur, warga Dusun Sodong Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, mengelar ritual nyacar jalan dan rumat Bumi di Situs Geger Sinten.

Kepala Desa Tambaksari, Tarsa, disela kesibukannya, Minggu (10/12/2020), mengatakan, ritual nyacar jalan dan rumat bumi merupakan tradisi para leluhur yang hinggga saat ini masih dijaga kelestariannya.

Tarsa menjelaskan, rumat bumi merupakan sebuah tradisi yang ditujukan sebagai upaya membuang hal yang buruk dan melanjutkan yang baik untuk kampung maupun desa.

“Warga Dusun Sodong sudah terbiasa menjaga tradisi rumat bumi, sebagai perwujudan rasa syukur atas anugrah yang diberikan Allah SWT,” katanya.

Selanjutnya, kata Tarsa, ritual nyacar jalan dan rumat bumi dilaksanakan turun temurun. Pada tahun 2020, kegiatan rumat bumi dilaksanakan pada hari Minggu 10 Oktober.

Tarsa menjelaskan, di Situs Geger Sunten ada patilasan yang erat kaitannya dengan Kerajaan Galuh. Konon menurut cerita, situs tersebut sebagai tempat bersembunyinya Aki Balangantrang (Bimaraksa) bersama Ciung Wanara saat Kerajaan Galuh dikudeta Barma Wijaya.

“Di Situs Geger Sunten juga ditemukan bebatuan berbentuk kursi dan meja, sehingga dengan bukti-bukti tersebut, memiliki kaitan erat sejarah dengan Kerajaan Galuh,” katanya.

Camat Tambaksari, Dadang Heryana, mengatakan, ritual nyacar jalan dan ngarumat bumi merupakan salah satu tradisi turun-temurun yang dilakukan masyarakat sekitar Geger Sunten.

Ritual ini bertujuan memberi sedekah syukur atas kemakmuran yang telah diberikan Allah SWT kepada para petani dan masyarakat sekitar.

Kedepan, ritual ini nyacar jalan dan ngarumat bumi bisa diimplementasikan oleh seluruh warga masyarakat dan dijadikan destinasi wisata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat,”katanya. (dji/Koran HR)