Satlinmas di Kota Banjar Harus Tanggap Bencana dan Bela Negara

Satlinmas di Kota Banjar Harus Tanggap Bencana dan Bela Negara
Anggota Satlinmas Desa Sinartanjung Kota Banjar saat mengikuti acara pembinaan melalui virtual zoom. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Petugas Satuan Perlindungan Masyarakat atau Satlinmas di Kota Banjar, Jawa Barat, harus terlibat aktif dalam upaya taggap darurat penanganan kebencanaan yang terjadi di setiap wilayahnya masing-masing.

Baik itu penanganan bencana alam maupun bencana yang sifatnya non alam.

Seperti pencegahan penanganan bencana pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini ataupun bencana non alam lainnya.

Pentingnya peran aktif Satlinmas tersebut disampaikan Danramil 1325/Langensari Mayor Inf. Agung Subekti melalui anggotanya Peltu Taryono.

Ia menyampaikan hal tersebut saat kegiatan pembinaaan peningkatan kapasitas anggota masyarakat atau Satlinmas se Kota Banjar melalui virtual zoom di Aula SMAN 1 Banjar, Rabu (21/10/2020).

“Satlinmas harus cepat tanggap merespon kejadian-kejadian yang ada sekitar lingkungannya serta ikut berkontribusi membela negara” kata Peltu Taryono.

Menurutnya, aktifitas bela negara bukan hanya dengan jalan bertempur saja.

Akan tapi juga bisa dilakukan dengan beragam kegiatan produktif sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Ia mencontohkan, misalnya Satlinmas ikut menjaga keamanan, ketertiban dan menjaga kondusifitas lingkungan serta membantu berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Tentunya mereka juga harus dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan melalui peningkatan kapasitas dan pembinaaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Banjar, Edi Nur Jaman, mengatakan, pembinaan tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tahun untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan anggota Satlinmas yang ada di Kota Banjar.

Pembinaan pada tahun ini diikuti oleh 250 anggota Satlinmas dengan program peningkatan kapasitas yang diberikan seperti pemahaman tentang kebencanaan, pemahaman peraturan hukum serta pembinaan lainnya.

Ia menambahkan, untuk tahun ini peningkatan kapasitas yang bersifat fisik sementara ditangguhkan mengingat situasi masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Semoga setelah ini mereka lebih giat lagi terjun membantu masyarakat menjaga kondusifitas keamanam dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” kata Edi. (Muhlisin/R8/HR Online)

Editor: Jujang