Seorang Penjual Gas LPG di Kota Banjar Positif Virus Corona

Seorang penjual gas di Kota Banjar, Jawa Barat, terkonfirmasi positif virus Corona berdasarkan hasil swab test. Foto: Ilustrasi/Net.
Seorang penjual gas di Kota Banjar, Jawa Barat, terkonfirmasi positif virus Corona berdasarkan hasil swab test. Foto: Ilustrasi/Net.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Seorang penjual gas LPG di Kota Banjar, Jawa Barat, terkonfirmasi positif virus Corona berdasarkan hasil swab test. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, Budi Hendrawan, mengatakan, penjual gas terkonfirmasi positif Covid-19 itu merupakan seorang laki-laki berusia 41 tahun.

“Penjual gas tersebut terdata sebagai warga Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman. Ia menjual gas di rumahnya sebagai pengecer. Bukan agen,” terang Budi, kepada wartawan, Kamis (22/10/2020).

Ia menjelaskan, sebelumnya penjual gas LPG itu masuk ke RSUD Kota Banjar untuk menjalani perawatan sebagai pasien suspect. Kemudian, pada tanggal 20 Oktober masuk ruang isolasi dan menjalani pemeriksaan swab test pertama dengan hasil negatif.

Selanjutnya, pada tanggal 21 Oktober, pasien tersebut mengikuti pemeriksaan swab yang kedua, dan hasilnya terkonfirmasi positif virus Corona.

Saat ini seorang penjual gas LPG yang terkonfiramsi positif Covid-19 itu sudah masuk RSUD Banjar untuk menjalani perawatan, karena masuk kategori pasien dengan gejala.

“Sudah menjalani perawatan. Besok kami akan melakukan tracking dan swab kepada warga yang pernah kontak dengan pasien tersebut,” kata Budi.

Baca Juga : Ibu dan Anak Terkonfirmasi Positif, Kasus Covid-19 di Banjar Bertambah

Penambahan Beruntun Kasus Positif Covid-19

Terpisah, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, H. Agus Nugraha, mengatakan, selama tiga hari berturut-turut telah terjadi penambahan kasus Covid-19 untuk Kota Banjar.

Ia menyebutkan, sebelumnya pada tanggal 20 Oktober terdata penambahan kasus positif sebanyak 2 orang. Yakni seorang ibu dan anak penjual kelontongan asal Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari.

Kemudian, pada hari Rabu tanggal 21 Oktober terjadi penambahan lagi satu orang warga Kelurahan Purwaharja. Yakni seorang tukang rekrut penumpang di Terminal Bus Banjar. Satu penambahan lagi kasus yang datanya baru masuk pada hari ini.

“Dengan begitu maka kasus positif Covid-19 untuk Kota Banjar jumlahnya menjadi 46 orang. Kami harap warga tetap waspada serta mau berdisiplin menerapkan protokol kesehatan,” tandas Agus. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah