Sikap Buruk Irene Red Velvet Akan Berdampak pada Kariernya

13. Sikap Buruk Irene Red Velvet Akan Berdampak Pada Kariernya
Sikap Buruk Irene Red Velvet. Foto Istimewa

Sikap buruk Irene Red Velvet terungkap terkait skandal yang tengah menimpanya. Semuanya berawal dari pengakuan salah seorang editor sebuah pemotretan yang bernama Kang Kook Hwa melalui laman Instagram-nya, 20 Oktober 2020.

Staff ini mengaku jika ia merasa telah mendapat serangan dari Irene yang membuat harga dirinya hancur. Perilaku buruk dari wanita bernama asli Bae Joo Hyun ini sudah sering terdengar di kalangan kru yang pernah menjalani kerja sama dengannya.

Baca Juga: Feby Febiola Idap Kanker Ovarium Stadium 1-C, Jalani Kemoterapi

Meskipun secara langsung Irene telah meminta maaf, namun banyak komentar negatif yang mengarah kepadanya. Hal ini akan berbuntut panjang untuk kariernya mendatang. Bahkan acara fanmeet bersama Red Velvet dan debut dramanya akan terancam batal.

Sikap Buruk Irene Red Velvet Terbongkar

Pada Jum’at, 23 Oktober 2020, dari seorang sumber eksklusif ada informasi jika Red Velvet tidak jadi tampil untuk acara 2020 Korea Culture Festival. Hal ini karena dampak dari sikap buruk yang Irene lakukan pada seorang staff.

Padahal Red Velvet sendiri merupakan ambassador untuk 2020 Korea Culture Festival secara global. Sebelumnya sudah ada pengumuman jika mereka akan mengadakan fanmeeting secara live melalui YouTube sebagai kejutan. Tentunya dengan sikap buruk Irene Red Velvet akan mengancam karir dan grupnya.

Namun karena ulah Irene yang terbongkar ke media, membuat semua rencana menjadi menggantung dan terancam gagal. Sikap buruk artis ini menjadi satu dari sekian cerita kisah kelam dunia hiburan Korea Selatan yang berhasil terkuak ke publik.

Debut Akting Terancam Gagal

Irene sebentar lagi akan melakukan debut untuk karir aktingnya dengan film berjudul Double Patty yang ia bintangi bersama Shin Seung Ho. Film berkisah dari seorang mahasiswi yang memiliki cita-cita menjadi nes anchor. Film ini telah selesai proses syuting pada pertengahan September lalu.

Rencananya film ini akan menghiasai layar bioskop pada akhir tahun 2020 ini, namun tertunda sampai 2021. Perwakilan dari film Double Patty akhirnya ikut bersuara terkait film dan Irene. Ia menjelaskan jika terjadinya penundaan penayangan film ini bukan karena kontroversi yang tengah Irene lakukan.

Penundaan ini terkait karena wabah virus COVID-19 yang terus meningkat. Itulah mengapa akhirnya pihak Double Patty menunda penayangan film tersebut dan penundaan ini bukan karena sikap buruk Irene Red Velvet yang muncul ke permukaan.

Kini tengah trending nama Irene Red Velvet pada Twitter Indonesia. Hal ini terjadi saat kontroversi perilaku buruknya mulai muncul ke media. Dari komentar yang terlihat, banyak yang protes karena sikap Irene.

Masalah ini juga berdampak pada jumlah follower Instagram. Awalnya ia memiliki jumlah follower 7.82 juta, namun kini hanya tinggal 7,8 juta. Irene kehilangan 20.000 penggemarnya karena masalah ini.

Baca Juga: Tissa Biani Dan Dul Pacaran, Kini Mulai Go Public

Namun tidak hanya kecaman yang menghampirinya, bahkan banyak yang memberikan dukungan kepada Irene. Terlihat dari stylish bernama Lee Boram yang menceritakan jika sikap Irene akan tergantung dengan sikap orang lain. Hal ini menunjukkan masih ada orang yang menyayangi Irene di tengah kontroversi yang menimpanya.

Permintaan Maaf

Terlepas dari sikap buruk Irene Red Velvet, ia sebenarnya merupakan leader dari grup idol dari Korea Selatan bernama Red Velvet. Ia lahir pada 29 Maret 1991. Ia tidak hanya seorang penyanyi saja, namun merupakan pembawa acara dan aktris Korea Selatan.

Setelah kontroversi yang menghebohkan publik, baik agensi yang menaunginya yaitu SM Entertainment maupun Irene sendiri, segera memberikan pernyataan langsung.

Irene telah menemui stylish tersebut secara pribadi untuk meminta maaf secara langsung. Sehingga sikap buruk Irene Red Velvet ini bisa mendapatkan maaf dari korban.

Irene juga mengakui kesalahannya melalui akun Instagram dan ia mengatakan jika telah menyesal karena sikap kekanak-kanakannya kepada staff yang bekerja dengannya.

Tidak hanya itu saja, Irene merasa malu dengan sikapnya kepada mereka yang membantunya. Ia menyadari betapa pentingnya kehadiran staff untuk karirnya. Sehingga ia meminta maaf kepada stylish tersebut secara langsung.

Harapan dengan Irene mengakui dan menyadari kesalahannya, ia mendapatkan maaf dari stylish dan seluruh penggemarnya. Karena sikap buruk Irene Red Velvet ini, tentu akan mempengaruhi karir dan grupnya kedepannya. Tentu hal ini akan berdampak padanya. (R10/HR-Online)