Sistem Limfatik pada Manusia dan Fungsi Organ-Organ Penyusunnya

Sistem Limfatik pada Manusia
Ilustrasi Sistem Limfatik pada Manusia. Foto Istimewa

Sistem limfatik pada manusia atau dapat kita sebut dengan getah bening adalah bagian yang penting dari sistem kekebalan tubuh kita. Dalam sistem ini akan menghasilkan, menyimpan, seta membawa sel-sel darah putih dalam memerangi virus, infeksi, dan penyakit lainnya.

Sistem ini terdiri atas beberapa organ yang fungsinya masing-masing sebagai penunjang kekebalan pada tubuh. Saat fungsi organ-organ ini terganggu, maka tubuh akan mengalami kondisi yang cukup rentan terserang berbagai penyakit, sebab imunitasnya telah terganggu.

Sistem Limfatik pada Manusia

Mengutip dari Wikipedia, sistem limfatik merupakan suatu sistem sirkulasi yang sekunder dengan fungsi mengalirkan getah bening atau limfa dalam tubuh. Limfa, bukan limpa, yakni berasal dari plasma yang keluar ke jaringan sekitarnya melalui sistem kardiovaskular.

Kemudian, cairan berkumpul dengan menggunakan fungsi sistem limfa melalui proses difusi pada jaringan serta kembali ke dalam sistem sirkulasi tubuh.

Kelenjar getah bening adalah tempat getah bening akan melalui tahap penyaringan. Contohnya adalah kelenjar amandel, kelenjar adenoid, organ limpa, serta timus juga merupakan organ yang termasuk ke dalam kelenjar getah bening.

Sementara itu, terdapat ratusan kelenjar getah bening dalam sistem limfatik pada manusia. Kelenjar ini tersebar secara merata, baik yang letaknya jauh dalam tubuh seperti pada sekitar jantung dan juga paru-paru. Atau yang dekat dengan permukaan seperti kelenjar yang ada pada area bawah ketiak, lengan, serta pangkal paha.

Jika terdapat virus atau bakteri yang menyerang pada bagian tubuh tertentu serta menimbulkan infeksi, maka kelenjar ini yang posisinya dekat akan mengalami pembengkakan. Hal tersebut merupakan sebuah upaya dalam melawan virus atau bakteri tersebut.

Berikut ini terdapat beberapa organ yang menyusun sistem limfatik, seperti limpa, kelenjar getah bening, timus, dan cairan getah bening yang komponen lainnya.

Baca Juga: Jenis Jaringan Epitel dan Fungsi Pentingnya dalam Tubuh Manusia

Organ Limpa

Salah satu organ penyusun sistem limfatik pada manusia adalah organ limpa. Organ ini ada pada bagian kiri tubuh sebelah atas ginjal. Limpa merupakan organ dari sistem limfatik yang paling besar.

Organ limpa juga sangat berperan dalam mengontrol akan berapa jumlah eritrosit (sel darah merah) serta sebagai tempat penyimpanan darah yang ada dalam tubuh. Selain itu, organ limpa juga memiliki fungsi penting dalam melawan infeksi yang menyerang bagian-bagian tubuh.

Hal ini berarti, pada saat bakteri sedang menginfeksi tubuh dan memiliki potensi yang membahayakan. Maka organ limpa akan bekerja bersama dengan kelenjar getah bening dalam mempromosikan sel darah putih yang dikenal dengan limfosit. Hal tersebut akan membuat mereka melawan mikroorganisme yang menyerang tubuh.

Limfosit

Limfosit merupakan organ penyusun sistem limfatik pada manusia untuk melawan organisme berbahaya yang masuk ke dalam tubuh. Organ ini akan menghasilkan antibodi yang berguna untuk membunuh dan juga menghentikan penyebaran dari infeksi tersebut.

Meskipun manusia dapat hidup tanpa limpa, misalkan pada orang-orang yang kehilangan organ ini karena cedera atau penyakit tertentu, akan tetapi mereka cenderung memiliki resiko yang lebih besar untuk mudah terserang infeksi.

Baca Juga: Fungsi Garis Tangan Bukan Pertanda Ramalan, Ini Fakta Ilmiahnya!

Getah Bening

Organ getah bening adalah organ berikutnya yang juga membentuk atau menyusun sistem limfatik. Getah bening merupakan cairan yang bening serta tidak berwarna. Bening berarti “seperti air” (berasal dari kata Latin, lympha).

Cairan ini berasal dari plasma darah. Lalu, plasma darah akan membawa nutrisi yang selanjutnya akan tersalur ke semua sel-sel tubuh. Selanjutnya, sebagian besar akan kembali pada sirkulasi pembuluh darah balik (vena).

Sisanya, yang merupakan sebagian kecil, akan mengalir menuju sistem limfatik pada manusia serta menjadi cairan getah bening. Berbeda dengan darah yang mengalir ke semua bagian tubuh dengan berputar atau disebut dengan sirkulasi. Cairan getah bening ini mengalir hanya dengan satu arah saja, yaitu menuju atas ke arah leher.

Pembuluh limfatik terhubung pada dua vena subklavia, yang letaknya pada kedua sisi dekat dengan tulang selangka. Kemudian getah bening juga akan kembali bersatu ketika sudah masuk ke dalam peredaran darah.

Timus

Organ berikutnya adalah timus. Timus yaitu organ kecil yang ada pada bagian dada di atas jantung yang menjadi tempat pematangan limfosit. Sehingga menjadi limfosit matang yang sifatnya aktif (sel T aktif). Kemudian sel ini akan berfungsi sebagai penghancur sel-sel yang telah terinfeksi atau sel-sel kanker.

Amandel

Organ ini merupakan salah satu organ yang penting yang ada pada bagian faring manusia. Amandel merupakan organ dari kelenjar getah bening yang paling besar.

Menurut Akademi Otolaringologi Amerika, amandel adalah baris yang pertama dalam sistem pertahanan tubuh terhadap serangan bakteri serta virus yang masuk melalui mulut maupun hidung ke dalam tubuh. Kemudian, menjadi salah satu organ terpenting dalam sistem limfatik pada manusia. (R10/HR Online)

Editor: Jujang