Talamus dan Hipotalamus, Definisi Beserta Fungsinya Secara Lengkap

Talamus dan Hipotalamus
Ilustrasi Talamus dan Hipotalamus. Foto Istimewa

Talamus dan hipotalamus merupakan bagian dari otak kita. Keduanya terletak pada bagian diencephalon, yang juga terdapat epitalamus serta peritalamus. Meskipun keduanya mempunyai nama yang sangat mirip, namun mereka memiliki perbedaan yang signifikan mengenai ukuran serta fungsinya.

Yang menjadi perbedaan mencolok adalah namanya, hipo yang artinya bawah. Sehingga hipotalamus adalah bagian otak yang berada di bawah talamus. Sedangkan talamus artinya ruang bagian dalam. Perbedaan lebih lanjut dapat kita lihat dari pengertian dan juga fungsi masing-masing bagian otak tersebut.

Perbedaan Talamus dan Hipotalamus Berdasarkan Definisi

Melansir dari Wikipedia, talamus berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti ruang bagian dalam. Sementara itu, talamus adalah suatu struktur yang berada dalam otak dan posisinya terletak pada bagian tengah.

Lebih tepatnya terletak pada bagian kortek serebral dan otak tengah. Bagian dari otak ini merupakan struktur otak paling besar yang ada pada bagian diencephalon (antara telephalon dan mesencephalon).

Kemudian, perbedaan talamus dan hipotalamus dapat kita lihat dari pengertian lain dari talamus. Satu bagian dari sistem limbik dan sebagai penghubung daerah korteks serebral. Kemudian, bertanggung jawab sebagai kontrol gerak serta persepsi sensorik dengan bagian otak lain yang mempunyai fungsi yang sama.

Sementara itu, hipo adalah bagian otak yang berada pada bawah talamus. Hipo ini terdapat pada bagian pangkal dari otak dan bagian bawah talamus serta dekat dengan kelenjar pituitari.

Semua otak pada makhluk yang memiliki tulang belakang (vertebrata), tentu mempunyai talamus dan hipotalamus. Untuk manusia, hipotalamus pada otak hanya sebesar biji almond.

Jadi, hipotalamus adalah bagian paling kecil pada pusat otak dengan peran yang sangat penting. Jika fungsi bagian kecil otak ini tak berjalan dengan baik, maka akan terjadi bermacam-macam gangguan dalam tubuh manusia.

Baca Juga: Sistem Endokrin pada Manusia Beserta Fungsinya untuk Pertumbuhan

Fungsi Talamus

Fungsi utama dari thalamus adalah untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan kesadaran, kewaspadaan, dan juga siklus tidur. Selain itu, talamus juga memiliki fungsi dalam memancarkan dan meneruskan informasi tentang reseptor panca indera, kecuali indera penciuman.

Seluruh informasi sensorik (kecuali bau) akan lanjut ke korteks dan berhenti pada bagian thalamus ini sebelum akhirnya ke tujuan.

Dengan demikian, talamus sering kita dengar jika orang menggambarkannya dengan sebutan stasiun relay. Talamus dan hipotalamus adalah bagian dari organ otak yang memiliki beberapa bagian inti dengan fungsi sangat spesial dalam menangani beberapa jenis informasi.

Sementara itu, informasi sensorik akan melanjutkan perjalanan menuju thalamus yang nantinya beralih ke inti yang sesuai dengan peran dalam data panca indera.

Lalu, informasi tersebut akan melanjutkan perjalanan ke inti yang berada dalam korteks hingga akhirnya terjadi proses selanjutnya.

Baca Juga: Fungsi Sistem Integumen pada Organ Tubuh Manusia Secara Lengkap

Fungsi Hipotalamus

Untuk dapat berfungsi secara normal, keadaan dari tubuh kita harus tetap seimbang dan juga berjalan dengan normal. Maka dari itu, hipotalamus yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga hal tersebut. Talamus dan hipotalamus mempunyai peran penting dalam sistem kerja otak.

Bagian otak ini akan bertindak dalam menghubungkan endokrin serta sistem saraf. Hipotalamus akan merangsang endokrin dalam memproduksi hormon melalui sinyal dan juga mengedarkan ke semua bagian tubuh.

Berbagai hormon tersebut yang nantinya akan membantu dalam proses pengaturan fungsi fisiologi tubuh kita. Seperti suhu, haus, lapar, emosi, siklus tidur, gairah seks, persalinan, detak jantung, tekanan darah, produksi asam lambung, serta keseimbangan cairan dalam tubuh. Peran penting lain juga terdapat dalam talamus dan hipotalamus sesuai dengan kebutuhan.

Sinyal yang hipotalamus terima akan memberitahu hormon apakah keseimbangan telah tercapai atau belum. Jika belum, maka hipotalamus mengeluarkan hormon yang perlu untuk aliran darah sebagai pembantu dalam mengembalikan keseimbangannya.

Misalkan, jika hipotalamus menerima sinyal tentang suhu tubuh yang terlalu panas. Maka ia akan memerintahkan endokrin dalam menghasilkan keringat sebagai cara mendinginkan tubuh.

Lalu, juga sebaliknya, jika suhu tubuh terlalu dingin, bagian otak kecil ini akan membuat tubuh menjadi merinding dalam upaya menghasilkan panas.

Dengan demikian, kedua bagian dari organ otak tersebut memberikan efek yang dapat kita rasakan jika berdasarkan fungsi terhadap tubuh kita. Mengetahui perbedaan talamus dan hipotalamus, akan memberikan gambaran kita tentang bagaimana fungsi otak bekerja pada salah satu sistem tubuh kita. (R10/HR Online)

Editor: Jujang