Tebing Setinggi 10 Meter Longsor Ancam Rumah Warga Baregbeg Ciamis

Tebing setinggi 10 meter di Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, longsor akibat terkikis air hujan, dan mengancam rumah salah seorang warga. Foto: Eli Suherli/HR
Tebing setinggi 10 meter di Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, longsor akibat terkikis air hujan, dan mengancam rumah salah seorang warga. Foto: Eli Suherli/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Tebing setinggi 10 meter di Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, longsor akibat terkikis air hujan, dan mengancam rumah salah seorang warga.

Lokasi tebing yang longsor akibat hujan lebat itu tepatnya berada di wilayah RT.02, RW.02, Dusun Balemoyan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kartim, warga yang rumahnya terancam longsoran tebing, mengatakan, akibat tebing longsor, sebagian material dari longsoran berupa tanah menimpa belakang rumahnya.

“Saat hujan lebat turun ada sebagian tanah tebing yang longsor menutupi bagian belakang rumah saya. Untungnya material tanah yang longsor itu tidak banyak karena langsung terbawa aliran air hujan,” ungkapnya, kepada HR Online, Rabu (21/10/2020).

Lanjut Kartim, hujan yang mengguyur selama dua hari terakhir ini cukup lebat membuat tebing belakang rumahnya longsor. Ia mengetahui tebing setinggi 10 meter itu longsor pada pagi harinya, ketika Kartim keluar dari rumahnya.

Baca Juga : Baca Bencana Longsor di Tasikmalaya Tewaskan Seorang Kakek

Menurut Kartim, lokasi rumahnya memang berada di bawah tebing yang cukup tinggi, dan bisa kapan saja terjadi longsor. Makanya ketika hujan turun ia khawatir dan takut tanah tebing belakang rumahnya longsor.

“Atas kejadian ini saya langsung melaporkan kepada RT dan RW setempat, serta pihak desa yang langsung meninjau ke lokasi. Ada juga petugas dari BPBD yang melakukan pengecekan,” tutur Kartim.

Waspada Bencana Longsor saat Hujan

Kepala Dusun Balemoyan, Nur Ali, membenarkan adanya rumah warga Balemoyan yang terancam longsor. Pihaknya pun mengimbau kepada warga supaya waspada saat terjadi hujan.

“Satu rumah terancam longsor. Selama dua hari ini terjadi hujan cukup lebat sehingga banyak kejadian bencana. Jadi harus lebih waspada, terutama warga yang rumahnya berada bawah tebing,” katanya.

Nur Ali menambahkan, sekarang sudah masuk musim penghujan. Karena itu, warga Dusun Balemoyan khususnya, lebih meningkatkan lagi kewaspadaan. Jika ada tempat lain yang lebih aman, lebih baik menghindar saat hujan turun. (Es/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah