Rabu, Mei 25, 2022
BerandaBerita CiamisTolak Omnibus Law, Massa Kecewa Anggota DPRD Ciamis Tidak Kooperatif

Tolak Omnibus Law, Massa Kecewa Anggota DPRD Ciamis Tidak Kooperatif

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Ratusan Massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciamis, bersama GBR, GMC, Formagat dan element masyarakat lainnya melakukan aksi menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja di depan gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Kamis (8/10/2020).

Dari pantauan HR.Online, massa aksi sempat saling dorong dengan aparat kepolisian yang menjaga gedung DPRD Kabupaten Ciamis.

Kordinator aksi, Ahmad Taufik Rohman, mengatakan, mereka datang lantaran kecewa dengan wakil rakyat Kabupaten Ciamis.

Ahmad menilai anggota DPRD Ciamis tidak koperatif. Sebab hanya segelintir anggota DPRD Ciamis yang keluar menemui massa.

“Dari 40 lebih anggota dewan yang datang hanya  6 orang hadir kepada kami massa aksi. Para wakil rakyat DPRD Ciamis tidak pro rakyat dan lalu mereka pro siapa? Aspirasi yang mana yang mereka kawal hari ini kalau tidak dari masyarakat kecil,” tegasnya.

Menurut Ahmad dari hasil kajian yang mereka lakukan, banyak pasal dalan Undang-undang Cipta Kerja yang tidak pro kepada kaum buruh. Padahal menurut Ahmad, hal tersebut bisa menyengsarakan rakyat.

“Sehingga, apabila hari ini kami tidak menjegal Omnibus Law, maka rakyat miskin akan sengsara. Kami hari ini membawa sebuah petisi agar para wakil rakyat menandatanganinya. Tapi dilihat hari sekarang tidak ada. Kita akan tunggu hari esok dan kembali datang dengan massa yang lebih banyak lagi,” pungkasnya.

Sementara itu pantauan HR Online, massa yang tidak puas sempat merangsek ke dalam gedung DPRD Ciamis. Mereka melakukan aksi sweeping, mencari para anggota DPRD. Selain itu mereka juga membakar keranda mayat sebagai bentuk protes.

Sejumlah polisi sigap berusaha memadamkan api dari pembakaran keranda mayat oleh massa. Aksi saling dorong juga mewarnai penolakan Omnibus Law. (Fahmi/R7/HR-Online)

Editor: Ndu

- Advertisment -