Update Corona Kota Banjar 23 Oktober, Sehari Kasus Positif Bertambah 7 Orang

Update Corona Kota Banjar 23 Oktober
Peta Risiko Covid-19 Kota Banjar, 23 Oktober 2020. Foto: Satgas

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Update Corona Kota Banjar 23 Oktober 2020 yang dirilis oleh Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Jawa Barat, menunjukkan adanya penambahan kasus positif yang cukup signifikan.

Sebanyak 7 orang warga Kota Banjar dalam sehari dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test dan merupakan klaster keluarga.. Lima orang di antaranya berasal dari Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari. Sementara, 2 orang lainnya merupakan ibu dan anak yaitu seorang tukang rekrut penumpang di Terminal Bus Kota Banjar.

Baca Juga: Tujuh Orang Positif Covid-19 di Kota Banjar dari Klaster Keluarga

Dengan adanya penambahan 7 orang warga Kota Banjar yang positif Covid-19, jumlah total konfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar menjadi 53 orang.

Rinciannya, 39 orang sembuh, 1 orang meninggal dunia, dan sisanya sebanyak 13 orang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Termasuk ketujuh orang warga Kelurahan Langensari positif Covid-19 yang berasal dari satu keluarga.

Sementara untuk kasus kontak erat, yakni orang-orang yang pernah berhubungan dengan orang-orang positif Covid-19 sebanyak 39 orang.

Untuk kasus suspek Covid-19 di Kota Banjar, yaitu orang-orang yang menderita gangguan pernafasan akut dan dicurigai terinfeksi Covid-19 sebanyak 3 orang. Dua orang menjalani isolasi mandiri, sedangkan satu orang lainnya masih dirawat di Rumah sakit.

Update Corona Kota Banjar 23 Oktober 2020 juga menunjukkan selama pandemi Covid-19, Tim Satgas Penanganan Covid-19 sudah melaksanakan rapid test kepada 7.172 orang. Hasilnya, sebanyak 132 orang warga Kota Banjar dan 39 orang warga luar Kota Banjar reaktif Covid-19. Sementara sisanya non-reaktif.

Sedangkan untuk swab tes di Kota Banjar sudah menyasar 2.203 orang. Rinciannya 47 orang warga Kota Banjar dan 5 orang warga luar Kota Banjar positif Covid-19, sementara sisanya negative Covid-19. (SBH/R7/HR-Online)

Editor: Ndu