Selasa, Mei 24, 2022
BerandaBerita BisnisUsaha Ayam Geprek Rumahan Modal Kecil yang Menguntungkan

Usaha Ayam Geprek Rumahan Modal Kecil yang Menguntungkan

Untuk Anda yang ingin menjalankan usaha ayam geprek rumahan ternyata tidak sulit. Selain hanya membutuhkan modal kecil, bisnis ini masih sangat prospek dan menguntungkan. Apalagi jika Anda memiliki keunikan tersendiri.

Masakan ayam geprek saat ini sedang populer dan banyak penggemarnya. Terlebih setelah artis ternama memulainya dengan bisnis kuliner ini. Meskipun banyak juga usaha sejenis namun peluangnya masih tetap menggiurkan.

Masakan ayam geprek sebenarnya bukanlah hal baru. Teknik ini pada dasarnya tak berbeda dengan kebanyakan masakan ayam goreng lainnya. Namun sambal yang biasanya disajikan di mangkuk kecil terpisah, kali ini dioleskan dengan mengeprek.

Tahapan Membangun Usaha Ayam Geprek Rumahan

Untuk Anda yang tertarik membuka usaha ayam geprek rumahan, Anda perlu memiliki keunikan yang membedakannya dengan bisnis lainnya. Utamanya pada cita rasa sambalnya. Berikut ini tahapan membangun bisnis modal kecil ini.

Melakukan Riset Pasar

Tahap awal yang perlu Anda lakukan tentunya adalah melakukan riset pasar. Penelitian ini penting untuk melihat kebutuhan pasar di kota Anda terhadap masakan ayam geprek. Termasuk untuk menentukan pangsa pasar terbesar yang terbuka.

Baca juga: Ide Bisnis Makanan, Usaha Modal 1 Jutaan yang Mudah dan Menjanjikan

Riset juga untuk melihat para pesaing yang ada. Baik dalam bentuk warung kaki lima hingga restoran atau kafe. Dengan mempelajari kelemahan dan kekuatan pesaing, Anda bisa merumuskan keunggulan apa yang bisa Anda kampanyekan.

Membuat Bisnis Plan atau Rencana Usaha

Penyusunan rencana bisnis akan memudahkan Anda dalam menjalankan usaha ayam geprek yang banyak pesaingnya ini. Mulai dari membuat daftar kebutuhan peralatan, bahan, uji coba resep, menu favorit, hingga tenaga kerja.

Banyak pelaku bisnis yang mengabaikan tahap ini. Akibatnya, tak jarang terjadi kepanikan saat suatu masalah timbul. Seperti standar dan prosedur dalam memilih daging ayam yang baik, bagaimana mempersiapkan menu, memilih tenaga kerja dan lainnya.

Dalam rencana bisnis ini Anda juga perlu menghitung biaya operasional dan berapa keuntungan yang Anda inginkan. Dengan modal yang ada, Anda perlu menentukan apakah perlu merekrut tenaga atau akan Anda kerjakan bersama orang dalam keluarga.

Melakukan Promosi

Jika Anda membangun usaha ayam geprek rumahan, aspek promosi menjadi faktor penting. Anda bisa menyasar dua segmen tertarget, yaitu warga sekitar rumah dan masyarakat luas di kota Anda.

Untuk warga sekitar, Anda bisa menggunakan selebaran untuk mengabarkan keberadaan usaha rumahan modal kecil Anda. Sedangkan untuk segmen luas Anda bisa memanfaatkan layanan GoFood atau GrabFood.

Baca juga: Gerobak Usaha Unik, Trik Eye Catching dalam Pemasaran yang Jitu

Untuk bisa mendaftar pada layanan GoFood atau GrabFood, Anda bisa melakukannya secara online atau datang langsung ke cabangnya di kota Anda. Selain itu Anda perlu membuat spanduk yang terdapat logo kedua jasa populer ini.

Potensi Keuntungan dan Kebutuhan Modal Usaha Ayam Geprek

Sedangkan menyangkut kebutuhan modal usaha ayam geprek rumahan sebenarnya tidak terlalu besar dan bisa Anda sesuaikan dengan kemampuan. Sebagai gambaran berikut ini kebutuhan modal usaha rumahan modal kecil ini.

  • Peralatan memasak, peralatan makan, dan meja kursi : Rp 4 juta
  • Bahan dan operasional : Rp 7 juta
  • Biaya Promosi         : Rp 2 juta
  • Biaya tak terduga   : Rp 2 juta
  • Total kebutuhan modal : Rp 15 juta

Untuk peralatan makan maupun meja dan kursi makan bisa Anda sesuaikan. Termasuk jika Anda ingin menerapkan model lesehan. Untuk tahap awal Anda tak perlu menggunakan tenaga kerja karena bisa Anda kerjakan sendiri.

Sedangkan untuk estimasi keuntungan usaha ayam geprek bisa Anda hitung. Jika Anda berencana menjual satu porsi ayam geprek sebesar Rp 10.000 dan setiap hari bisa menjual 25 porsi, maka estimasi penghasilan Anda adalah:

  • Penjualan kotor sehari sebesar 25 porsi x Rp 10.000  = Rp 250.000
  • Penjualan kotor sebulan sebesar 30 hari x Rp 250.000 = Rp 7.500.000

Sehingga perkiraan break event point (BEP) adalah 2 bulan.

Itulah potensi keuntungan usaha rumahan modal kecil dengan menu spesial ayam geprek yang masih potensial. Meskipun ada banyak pesaing, namun besarnya orang yang menyukai makanan ini merupakan nilai lebih bisnis ini.

Karena itu Anda perlu membuat keunikan sebagai keunggulan kompetitif yang akan membuat penjualan usaha ayam geprek cepat berkembang. Bisa dari rasa sambalnya yang bertingkat, olahan daging ayamnya yang enak dan empuk, dan lainnya. (R11/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara

- Advertisment -