Waktu Buka Dibatasi, Pengusaha Kedai Kopi di Tasikmalaya Merugi

Waktu buka dibatasi hingga pukul 20.00 WIB, omzet pengusaha kedai kopi di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menurun drastis. Foto: Apip Wilianto/HR.
Waktu buka dibatasi hingga pukul 20.00 WIB, omzet pengusaha kedai kopi di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menurun drastis. Foto: Apip Wilianto/HR.

Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Waktu buka dibatasi hingga pukul 20.00 WIB, omzet pengusaha kedai kopi di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menurun drastis. Pemberlakuan pembatasan waktu bagi tempat-tempat keramaian sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19.

Seperti diungkapkan Bayu, pemilik Kedai Kopi Ketan di Jalan AH. Nasution, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, kepada HR Online, Sabtu (17/10/2020). Ia mengeluhkan dengan pembatasan waktu buka kedai hingga pukul 20.00 WIB.

“Omzet usaha saya mengalami penurunan yang sangat drastis karena tidak ada pengunjung yang datang. Costumer jadinya malas datang karena mereka merasa terburu-buru oleh waktu. Otomatis penghasilan saya pun turun drastis,” ungkapnya.

Padahal, lanjut Bayu, kedai miliknya setiap hari buka mulai pukul 17.00 WIB, dan tutupnya pada pukul 22.00 WIB. Namun semenjak ada pembatasan waktu buka, kini kedainya harus tutup pukul 20.00 WIB.

Baca Juga : Petugas Gabungan Bubarkan Kerumunan di Cafe Ciamis

Menurutnya, jika membandingkan dengan penjual nasgor (nasi goreng), pecel lele ataupun tukang jualan yang khusus malam hari, mereka agak terlihat bebas.

“Padahal kalau saya ini selalu mentaati aturan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, saya sediakan fasilitas untuk mencuci tangan,” tuturnya.

Kemudian, tempat duduk antara satu sama lainnya juga ada jarak 1 meter. Ketika ada pengunjung, Bayu mewajibkan mereka memakai masker. Kalau ada yang tidak pakai masker, maka kedai miliknya akan memberikan masker.

“Kalau bisa tutupnya sampai jam 10 malam, karena kalau jam 8 malam itu waktunya pengunjung datang ke sini. Tapi sekarng baru jam 8 malam saja harus tutup, dan pengunjungnya pun hanya 1 orang,” harapnya.

Karena waktu buka dibatasi, Bayu pun harus mentaati aturan tersebut demi memutus mata rantai Covid-19, dan berharap masa pandemi ini segera berakhir. (Apip/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah