Kamis, Mei 26, 2022
BerandaBerita CiamisWarga Desa Bantardawa Ciamis Keluhkan Kondisi Jalan Berlumpur

Warga Desa Bantardawa Ciamis Keluhkan Kondisi Jalan Berlumpur

Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Masyarakat Desa Bantardawa, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat keluhkan kondisi jalan yang rusak parah. Kondisi jalan pun berlumpur dan banyak kubangan air setiap turun hujan.

Alfian, warga Bantardawa mengatakan untuk dapat memiliki jalan yang mulus hanya sebatas harapan dan angan-angan. Sampai saat ini jalan yang menghubungkan antara wilayah Desa Bantardawa dengan beberapa Desa lainnya tak kunjung ada perbaikan. Padahal status jalan tersebut merupakan jalan kabupaten.

“Sebagai warga, kami hanya bisa berharap Pemkab Ciamis bisa segera menganggarkan untuk pembangunan jalan Desa Bantardawa ini. Karena jalan ini selain berstatus jalan kabupaten dan merupakan akses jalan penghubung antar desa serta jalur Altenatif menuju kecamatan,” ujar Alfian, Rabu (6/10/2020).

Kondisi jalan ini pun membuat akses perekonomiwan warga Bantardawa menjadi terganggu. Padahal mobilitas jalan ini cukup vital dan merupakan akses penting bagi masyarakat.

Pjs Kepala Desa Bantardawa Jaja membenarkan jika kondisi jalan tersebut kini dalam kondisi sangat rusak parah, sehingga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

“Sebagai penjabat kepala desa, jelas saya merasa prihatin saat mendengar keluhkesah dari masyarakat terkait kondisi jalan. Namun begitu kami tidak bisa berbuat banyak , hal ini lantaran jalan ini statusnya jalan kabupaten,” katanya.

Jaja menyebut jalan tersebut untuk tahun ini kembali tidak tercover oleh pembangunan yang pembiayaannya dari APBD kabupaten Ciamis. Ia berharap untuk tahun depan jalan Bantardawa ini mendapat giliran perbaikan dari Pemkab Ciamis.

Jalan Desa Bantardawa ini merupakan ruas jalan Bojongnangka-Purwadadi dengan panjang sekitar 6 kilometer.  Jalan sudah cukup lama rusak parah. Saat musim hujan kondisi jalan menjadi berlumpur dan banyak kubangan mirip kolam ikan. Warga yang melintas perlu ekstra hati-hati dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. (Suherman/R9/HR-Online)

Editor: Dadang

- Advertisment -