Asteroid 153201 2000 WO107 Berpotensi Bahaya, Dekati Bumi Pekan Ini

Asteroid 153201 2000 WO107
Ilustrasi Asteroid 153201 2000 WO107. Foto Istimewa

Asteroid 153201 2000 WO107 dekati bumi akhir pekan ini. Ilmuwan melaporkan sebuah asteroid besar dengan diameter 0,51 kilometer akan melintasi Bumi dengan jarak paling dekat sekitar 4.302.775 kilometer.

Jika kita bandingkan ukuran besarnya, yakni sekitar ukuran jembatan Golden Gate. Kemudian, ketinggian asteroid tersebut mereka laporkan sama dengan gedung yang paling tinggi di dunia, yakni Burj Khalifa Dubai atau ketinggiannya sekitar lebih dari 800 meter.

Asteroid 153201 2000 WO107

Melansir Expres.co.uk, jika asteroid tersebut pertama kali para ilmuwan temukan di Mexico tanggal 29 November 2000. Selanjutnya, mereka terus mengamati hingga sampai saat ini.

Asteroid dengan nama 153201 2000 WO107 tersebut mereka perkirakan akan mendekati Bumi pada 29 November pekan ini. Lalu, dengan kecepatan lajunya sekitar 56.00 mph atau setara dengan 25,07 kilometer per detik.

Batu luar angkasa tersebut mereka klasifikasikan sebagai NEA (Near Earth Asteroid). Karena akan hadir atau mendekat dalam jarak 1,3 mil astronomi dari planet kita.

Objek luar angkasa tersebut akhirnya mereka juluki sebagai Potentially Hazardous Asteroid/PHA (Asteroid Berpotensi Berbahaya). Selanjutnya, asteroid 153201 2000 WO107 mereka golongkan ke dalam asteroid jenis Apollo karena bertabrakan dengan orbit Bumi kala melintasi ruangan antariksa.

Walaupun termasuk ke dalam golongan NEA dan asteroid besar, para ahli astronomi pun masih mengulik posisi batu luar angkasa tersebut dari Bumi.

Baca Juga: Asteroid 2020 VT4 Terdeteksi ATLAS Hanya Skimming Atmosfer Bumi

Asteroid Berbahaya

Menurut NASA, asteroid tersebut termasuk ke dalam klasifikasi 2000 WO107 atau ‘Asteroid Berpotensi Berbahaya’ karena lintasan tersebut mereka prediksi cukup dekat dengan planet Bumi. Kemudian, para ahli NASA pun mengatakan jika asteroid yang akan melintas dekat ini membawa kandungan besi, nikel, serta kobalt.

153201 2000 WO107 merupakan NEA yang mengorbit matahari tiap 318 atau 0,87 tahun dan mendekati 0,20 AU serta mencapai jarak 1,62 AU dari pusat tata surya tersebut.

Orbit dari asteroid 153201 2000 WO107 ini berbentuk elips atau bahkan sangat elips dengan diameter 0,5 kilometer. Hal tersebut menjadikannya kecil absolut, akan tetapi lebih besar dari kebanyakan asteroid yang ada dalam ruangan antariksa kita.

Pengamatan NEA 153201 2000 WO107

Asteroid yang terdeteksi akan melintasi dengan jarak dekat pada pukul 12:08 GMT +7 dalam jarak perkiraan 11,19 kali jarak Bulan-Bumi. Asteroid tersebut tidak akan tertangkap oleh mata telanjang.

Akan tetapi, akan dapat terlihat dengan memakai teleskop yang kecil untuk menangkapnya. Para ahli astronomi telah mempersiapkan dalam pengamatan mereka untuk jenis asteroid ini lebih jauh lagi.

Karena ukurannya relatif besar serta lintasan selanjutnya sejak tahun 2000 silam akan kembali lebih dekat pada tahun ini. Mereka melaporkan asteroid ini memiliki kecepatan yang termasuk cepat dibandingkan dengan kecepatan batu luar angkasa lainnya.

Kemudian, para astronom telah mempelajari jenis asteroid 153201 2000 WO107 ini dengan menggunakan pantulan sinyal radar menuju permukaannya. Dimana akan menganalisis terhadap sinyal yang telah mereka pantulkan tersebut.

Pengamatan tersebut akan mereka rencanakan untuk tanggal 27 November sampai tanggal 1 Desember 2020 pada Goldstone Deep Space Communications Complex California. NASA/JPL telah melakukan pengamatan untuk asteroid tersebut dan menentukan komposisi dari batuan ruang angkasa tersebut.

Baca Juga: Asteroid 2020 VP1 Menjadi Objek Terdekat dengan Ukuran Lebar 18 Meter

Menurut mereka, batuan tersebut adalah kemungkinan batu (yang secara optik gelap). Ini merupakan batu gelap pada bagian yang tampak dari spektrum elektromagnetik.

Selanjutnya, astronom pada proyek Lincoln Near Earth Asteroid Research atau Project Linear New Mexico telah menemukan jika asteroid 153201 2000 WO107 akan hadir pada 29 November pekan ini.

Teleskop antariksa NEOWISE NASA juga mengamati dan telah menentukan jika batu luar angkasa tersebut memiliki diameter sekitar 510 meter.

Jalurnya membawa batu ini pada sekitar orbit Merkurius sampai planet yang paling dalam serta Bumi. Model dari orbit telah menunjukkan jika selain sesekali mendekat ke arah Bumi. Batu luar angkasa ini juga akan mendekati Merkurius, Venus, dan Mars.

Selanjutnya, setelah pada 29 November 2020 mendatang, asteroid 153201 2000 WO107 ini akan kembali mendekat dan berkunjung ke Bumi pada 29 November 2093. Letaknya akan semakin dekat pada tanggal 1 Desember 2140, yaitu sekitar jarak Bumi-Bulan. (R10/HR Online)

Editor: Jujang