Bantu Pelaku Usaha Kecil, BRI Cabang Banjar Luncurkan Pasar Digital

Bantu Pelaku Usaha Kecil, BRI Cabang Banjar Luncurkan Pasar Digital
Launching pasar digital BRI Cabang Banjar. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Bank Rakyat Indonesia atau BRI Cabang Banjar, Jawa Barat, meluncurkan program pasar digital untuk membantu mengembangkan dunia usaha para pelaku usaha kecil menengah khususnya sektor pedagang pasar tradisional.

Program tersebut sebagai upaya mendukung agar sektor UKM bisa naik kelas serta mampu berdaya saing dalam memberikan pelayanan kepada konsumen saat bertransaksi.

Wakil Pemimpin Wilayah BRI Kanwil Bandung Andreas Chandra Santoso, Andreas Chandra, mengatakan, dengan adanya pasar digital tersebut para konsumen tidak perlu lagi datang ke pasar tradisional untuk berbelanja.

Namun, para konsumen cukup mengakses web BRI. Mengikuti petunjuk yang ada dalam aplikasi dan memilih menu pilihan belanja barang yang dibutuhkan.

Setelah itu, nanti ada petugas yang akan berbelanja dan mengantarkan barang yang sudah konsumen pesan.

“Konsumen juga bisa melakukan tawar-menawar sebagai ciri khas pasar tradisional dan melakukan pembayaran secara digital,” kata Andreas kepada awak media, Rabu (25/11/20).

Lebih lanjut ia menjelaskan, selain meningkatkan kualitas pelayanan, dengan aplikasi strawberry casir dalam pasar digital ini para pelaku usaha juga bisa melakukan pencatatan secara digital baik stok, omzet maupun penerimaan pembayaran.

Kemudian juga strawberry tagihan, dengan aplikasi ini pengurus pasar bisa mendapatkan retribusi harian secara transparan, pencatatan valid dan selisih pencatatan pendapatan sehingga dapat membantu pemerintah dalam memaksimalkan pendapatannya.

Dengan konsep pasar digital ini lanjutnya, pedagang bisa sekaligus belajar manajemen dan mengelola usahanya. Sehingga transaksi tetap berjalan meski ditengah pandemi.

“Nanti ada petugas khusus yang terjun langsung melakukan sosialisasi kepada para konsumen karena tidak mudah mengubah menset yang ada saat ini,” terang Andreas.

30 Pengguna BRI Pasar Digital

Pimpinan BRI Cabang Banjar, Affandi Ahmad, menambahkan, saat ini sudah ada 30 pedagang atau pelaku usaha yang memanfaatkan market digital pasar ini.

Dari 30 usser tersebut omzet yang masuk dalam satu bulan ini sudah berkisar antara Rp 18-20 juta dengan jumlah 300 transaksi yang tercatat.

Untuk target sekarang ini lanjut Affandi, pihaknya akan fokus mengembangkan usser yang sudah bergabung serta memperluas segmen pasar dengan target konsumen para kawula muda atau generasi milenial.

“Pelaku usaha kecil harus mampu bersaing dengan menciptakan berbagai terobosan baru dan kami komitmen untuk mewujudkan itu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKMP) Kota Banjar, Edi Herdianto, turut memberikan apresiasi dengan adanya layanan pasar digital tersebut.

Menurutnya, dengan pengembangan layanan berbasis digital tersebut selain memudahkan masyarakat dalam bertransaksi juga dapat mendongkrak kemajuan sektor ekonomi pasar tradisional.

“Tentu kami dari pemerintah ikut mendukung terobosan baru BRI ini. Semoga dapat memajukan para pelaku usaha kecil menengah yang ada di Banjar,” ujarnya. (Muhlisin/R8/HR Online)

Editor: Jujang