Bimtek AKM Guru dan Kepsek di Kota Banjar Tetap Patuhi Pesan Ibu 3M

Bimtek AKM guru dan kepsek di Kota Banjar tetap patuhi pesan ibu 3M. Foto: Hendra Irawan/HR.
Bimtek AKM guru dan kepsek di Kota Banjar tetap patuhi pesan ibu 3M. Foto: Hendra Irawan/HR.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Bimtek AKM guru dan kepala sekolah tingkat Kota Banjar, Jawa Barat, yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan saat pandemi Covid-19 ini, semua peserta wajib mengikuti protokol kesehatan.

Pelaksanaan kegiatan bimtek Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) bagi kepala sekolah serta guru kelas jenjang SD dan SMP itu telah selesai.

Kepala Seksi Kurikulum Disdikbud Kota Banjar, H. Dudu Nurzaman, mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka memberikan pemahaman dan membekali guru dari segi strategi pembelajaran berbasis PISA.

“Selain itu, juga pemahaman mengenai pedagogik penyusunan soal AKM menuju Banjar Sukses AKM tahun 2021. Sasarannya adalah guru wali kelas 4, karena yang akan melaksanakan AKM nanti tahun 2021 adalah kelas 5,” terangnya, kepada HR Online, Selasa (24/11/2020).

Baca Juga : Ingatkan Bahaya Covid-19, Puluhan Pelanggar Prokes Ditindak Tim Satgas Kota Banjar

Agar tidak terlalu banyak peserta berkerumun serta dalam mematuhi protokol kesehatan, lanjut Dudu, maka tempat pelaksanaannya mengambil tiga lokasi yang berbeda. Ketiga lokasi tersebut   juga masuk dalam kategori zona hijau.

Ia menyebutkan, tiga lokasi yang menjadi tempat berlangsungnya bimtek AKM guru dan kepsek  tingkat Kota Banjar itu meliputi tiga sekolah.

Untuk kegiatan bimtek wilayah Kecamatan Banjar dan Purwaharja bertempat di SDN 1 Jajawar. Kemudian, untuk wilayah Kecamatan Pataruman SDN 1 Mulyasari, dan wilayah Kecamatan Langensari SDN 2 Langensari.

Meskipun berada pada sekolah zona hijau, kata Dudu, namun ketentuan serta aturan protokol kesehatan sangat pihaknya taati. Sehingga, pelaksanaan bimtek tersebut sudah sesuai ketentuan protokol kesehatan yang berlaku.

“Pesan ibu 3M kami patuhi, contohnya sebelum check in, semua peserta wajib cuci tangan dan mengecek suhu tubuh dulu. Kemudian, jaga jarak dan tentunya memakai masker. Semua itu sebagai cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Banjar,” pungkasnya. (HND/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah