Debat Kandidat Pilkada Pangandaran 2020, Dari Kartu Kesejahteraan Sampai Investor

debat kandidat pilkada pangandaran 2020
Pasangan Jeje-Ujang Endin, dan Adang-Supratman, saat debat kandidat Pilkada Pangandaran 2020, Rabu (18/11/2020). Foto: Ceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Debat kandidat Pilkada Pangandaran 2020 disiarkan langsung oleh salah satu TV swasta nasional. Debat sendiri berlangsung di Hotel Horison, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020).

Kedua kandidat paslon Pilkada Pangandaran, nomor urut 1, JUARA (Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan), dan paslon nomor urut 2, AMAN (Adang Hadari-Supratman), memaparkan visi misinya masing-masing.

Namun debat kandidat Pilkada Pangandaran 2020 terasa lebih hangat saat kedua paslon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran tersebut berbicara masalah kebijakan kartu bantuan untuk kesejahteraan warga.

Jeje, calon bupati Pangandaran nomor urut 1, misalnya, ia hanya memiliki satu kartu bantuan. Namun, satu kartu tersebut untuk mengakomodasi 3 kelas sekaligus.

“Bukan nominalnya, namun lebih paa pembinaan pada para pelaku usaha agar berkualitas,” kata Jeje.

Berapapun nominal yang diberikan, lanjut Jeje, hal itu hanya rencana semata. Namun, ia menegaskan akan konsisten menerapkan kebijakan tersebut.

“Kita fokus juga pada pembangunan, namun juga meningkatkan sumber daya manusianya,” katanya.

Sementara itu, Adang Hadari, calon bupati Pangandaran nomor urut 2, menjelaskan, program kartu bantuan dari pasangan AMAN terdiri dari 3 kartu, yaitu kartu wirausaha, petani, dan UMKM.

Berbeda dengan Jeje yang tidak menyebutkan besarnya nominal bantuan yang akan diberikan, Adang memberikan nominal bantuan yang akan diterima oleh pemilik ketiga kartu tersebut.

Adang juga menegaskan, kebijakan terkait tiga kartu tersebut hanya bisa terlaksana apabila dirinya terpilih sebagai Bupati Pangandaran.

“Kita kaji dulu, sesuaikan dengan anggaran APBD. Uangnya pun belum ada,” katanya.

Debat Kandidat Pilkada Pangandaran 2020: Investor

Selain itu, Adang juga berjanji akan membuka pintu lebar-lebar untuk para investor. Ia yakin bisa mengundang banyak investor untuk kepentingan pembangunan Pangandaran.

“Saya yakin, Pangandaran ini kan pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat, maka akan mudah mengundang investor,” ujarnya.

Adang juga mengatakan, pihaknya akan mempermudah masalah perizinan, tanpa pungli, serta menyediakan berbagai fasilitas.

Hal tersebut diyakini Adang sebagai solusi untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Pangandaran.

“Upaya tersebut akan menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran,” kata Adang.

Hal senada juga diungkap oleh Supratman, calon wakil Bupati Pangandaran yang mendampingi Adang Hadari.

Menurutnya, Pemerintah wajib memfasilitasi investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Pangandaran.

“Selain masalah perizinan, semua harus disediakan. Termasuk masalah lahan. Banyak lahan kosong saat ini yang belum dimanfaatkan,” katanya.

Lahan tersebut, kata Supratman, bisa dimanfaatkan untuk kawasan industri. Selama ini Pangandaran bertumpu pada industri pariwisata. “Saya yakin, jika ada kawasan industri di Pangandaran, maka tidak ada lagi pengangguran,” tandasnya. (Ceng2/R7/HR-Online)

Editor: Ndu