Fungsi Koil pada Sepeda Motor Cukup Vital Sebagai Pengapian

Fungsi Koil Pada Sepeda Motor Cukup Vital Sebagai Pengapian
Ilustrasi fungsi koil pada sepeda motor. Foto : istimewa

Fungsi koil pada sepeda motor salah satunya sebagai penyuplai arus ke busi. Sebagai pemilik kendaraan roda dua ini, anda harus tahu apa fungsinya dan bagaimana cara kerja komponen tersebut.

Sepeda motor menjadi alat transportasi yang sudah dimiliki hampir sebagian besar orang. Selain praktis dan bisa terhindar dari kemacetan, kendaraan ini juga relatif terjangkau.

Banyak tipe dan mereknya yang bisa disesuaikan dengan keinginan pemiliknya. Sebagai pemilik kendaraan, sebaiknya anda tahu apa saja komponen yang ada dan fungsinya.

Hal ini bertujuan agar bisa membantu dalam segi perawatan sepeda motor. Setelah anda mengetahuinya, tentu bisa mengatasi ketika perlu perbaikan atau penggantian komponen sepeda motor.

Seperti halnya komponen yang satu ini. Koil menjadi komponen penting pada kendaraan roda dua. Sebab komponen tersebut memiliki peranan pada sistem pengapian.

Baca Juga : Komponen Fuel Pump Motor, Mempengaruhi Kinerja Mesin Kendaraan

Meski hanya kecil dimensinya, namun mampu memberikan hasil energi listrik bertegangan tinggi. Jika komponen tersebut tidak berfungsi, tentu kendaraan tidak akan nyala.

Sebab, mesin yang menyala dapat dipengaruhi dari kompresi antara bahan bakar dengan pengapian. Itulah fungsi koil pada sepeda motor yang membantu proses pengapian pada mesin kendaraan.

Koil tersebut memiliki peranan untuk melipat gandakan tenaga listrik dari CDI ke busi hingga puluhan ribu volt. Sedangkan fungsi dari busi itu sendiri sebagai media meledakkan campuran bensin dan udara ke mesin.

Fungsi Koil pada Sepeda Motor dan Cara Kerjanya

Koil merupakan komponen yang membantu proses pengapian pada sepeda motor. Fungsinya mengubah tegangan listrik 12V dari aki menjadi ribuan volt.

Pada setiap kendaraan memiliki tegangan yang besar kecilnya tidak sama. Hal tersebut tergantung pada banyak sedikitnya parameter.

Tidak hanya itu saja, tegangan listrik yang ada dan dihasilkan oleh koil cukup bervariasi. Ada yang 5000 volt hingga 30000 volt. Bahkan pada pengapian sistem kendaraan sepeda motor dengan spek tinggi mampu mencapai hingga 40000 volt.

Fungsi koil pada sepeda motor berperan untuk menaikkan listrik dari aki. ECM (Engine Control Module) atau CDI (Capacitor Discharge Ignition) akan terus mengalir hingga ke busi.

Baca Juga : Fungsi Lubang Kecil pada Rem Cakram Motor

Hal ini terjadi karena komponen ini tidak bisa bekerja sendiri. Koil membutuhkan altenator untuk membantu meneruskan percikan api dalam ruang bahan bakar.

Koil membutuhkan altenator agar bisa menyalurkan percikan api ke busi. Busi itu sendiri berfungsi untuk memercikan bunga api yang membutuhkan tegangan listrik tinggi. Itulah mengapa koil sangat vital fungsinya pada kendaraan.

Kumparan Hasil Kerja Koil Sepeda Motor

Komponen vital pada kendaraan ini mampu menghasilkan tegangan dari dua kumparan yaitu primer dan sekunder. Fungsi koil pada sepeda motor mampu menghasilkan kerja listrik hingga ribuan volt.

Kumparan tersebut akan menaikkan tegangan dari aki jika kelistrikan DC. Sedangkan jika langsung dari CDI, AC akan menjadi tegangan yang cukup tinggi.

Tegangan ini akan terjadi melalui induksi elektromagnetik. Selain kedua kumparan yang ada pada komponen koil, terdapat juga komponen penyekat.

Komponen tersebut yaitu terminal (+/-) dan terminal output. Koil sepeda motor biasanya mampu menghasilkan tegangan antara 12 ribu hingga 15 ribu volt.

Cara Kerja Koil Sepeda Motor

Selain mengetahui apa sebenarnya fungsi koil pada sepeda motor, sebaiknya tahu cara kerjanya. Hingga saat ini komponen sepeda motor yang satu ini mengalami perkembangan.

Seiring berkembangnya dunia teknologi ikut berpengaruh pada komponen sepeda motor. Ada 3 tipe komponen ini untuk sepeda motor. Namun, yang biasanya ada pada sepeda motor yaitu single coil.

Jika melihat dari konstruksinya, koil sepeda motor terdapat dua bagian utama yaitu kumparan primer dan sekunder. Dengan adanya koil tersebut, membantu menghasilkan elektromagnet.

Itulah prinsip kerja koil pada sepeda motor. Cara kerjanya seperti trafo step up yang menggunakan induksi elektromagnet. Besar kecilnya kelistrikan yang bisa terdongkrak tergantung dari jumlah lilitan.

Selain itu, diameter kawat, besar tegangan, dan arus yang mengalir juga mempengaruhi. Proses kerja koil mulainya dari saat listrik positif dari aki ke dalam terminal input.

Kumparan primer akan mendapatkan suplai lebih dulu daripada sekunder. Sehingga keduanya mampu menghasilkan medan magnet. Itulah pentingnya anda tahu fungsi koil pada sepeda motor. (R10/HR-Online)

Baca Juga : Rem Sepeda Motor, Kenali Sistem Kerja dan Jenisnya