Ingatkan Bahaya Covid-19, Puluhan Pelanggar Prokes Ditindak Tim Satgas Kota Banjar

Pelanggar Prokes Banjar
Tim Satgas Penindakan Kota Banjar saat memberikan sanksi pelanggar protokol kesehatan. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-  Puluhan pelanggar disiplin protokol kesehatan Kota Banjar, Jawa Barat, terjaring operasi yustisi tim Satgas penindakan yang terdiri dari unsur TNI Polri, Sat Pol PP, dan Dishub serta BPBD Kota Banjar.

Mereka terjaring operasi yustisi oleh tim Satgas penindakan gabungan sekitar kawasan simpang 4 alun-alun Kota Banjar.

Pelaksana Satgas Penindakan Satpol-PP Kota Banjar, Atang Budiman, mengatakan, masih banyaknya jumlah pelanggar yang terjaring operasi yustisi tersebut menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19 masih rendah.

Untuk meningkatkan kesadaran itu, pihaknya terus menggencarkan kegiatan operasi yustisi penegakkan disiplin secara rutin setiap hari dengan mengubah lokasi kegiatan serta target sasaran.

“Kita melakukan penindakan sebanyak 3 kali dalam waktu satu hari satu malam untuk meningkatkan kesadaran warga masyarakat” kata Budiman kepada HR Online, Senin, (23/11/20).

Lebih lanjut, ia menyebutkan dari operasi yustisi pada sore hari ini totalnya ada 15 warga pelanggar karena tidak memakai masker dan mendapatkan sanksi penindakan dari tim Satgas. 

Dari jumlah pelanggar tersebut 11 pelanggar, ada beberapa yang mendapatkan surat penilangan dan sanksi tegas berupa sanksi sosial, sementara 4 orang pelanggar mendapatkan teguran lisan.

“Kebanyakan pelanggar karena tidak membawa masker. Mereka juga langsung mendapatkan edukasi dan masker oleh tim Satgas,” ujar Budiman.

baca juga: 3 warga Kota Banjar Positif Corona, Pasien Suspek dan Kontak Erat

Kota Banjar Capai 2391 Pelanggar

Terpisah, Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan covid-19 Kota Banjar, Edi Herdianto, mengatakan, sejak masa berlakunya operasi penindakan sampai saat ini jumlah warga pelanggar disiplin protokol kesehatan sudah mencapai 2391 pelanggar.

Ia pun mengaku prihatin dengan minimnya kesadaran warga masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Terlebih lagi kasus positif covid-19 saat ini jumlahnya juga terus meningkat.

Edi berharap, warga masyarakat harus menyadari bahaya virus Corona serta ikut berpartisipasi meminimalisir resiko penularan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menghindari kerumunan dan menjaga jarak.

“Kami harap warga masyarakat dan semua pihak tetap waspada serta ikut berpartisipasi melakukan upaya pencegahan melalui disiplin protokol kesehatan,” ujarnya. (Muhlisin/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid

Aegis Boost Pro