Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaBerita TerbaruJKT48 Terancam Bubar Akibat Pandemi, Grup Sepakat Restrukturisasi

JKT48 Terancam Bubar Akibat Pandemi, Grup Sepakat Restrukturisasi

JKT48 terancam bubar. Grup idol paling besar Indonesia yakni JKT48 menjadi grup yang merasakan dampak dari wabah pandemi Covid-19. Mereka mengatakan jika grup mereka tengah mengalami kerugian yang amat menyakitkan.

Keadaan yang mereka alami memang memiliki resiko yang mengancam keeksistensian mereka dalam dunia musik Indonesia. Karena beberapa aktivitas mereka harus berhenti.

Terlepas sebagai grup yang terancam bubar, JKT48 adalah sebuah grup yang potensial serta sangat baik dalam menyalurkan energi positif kepada semua orang melalui karya-karya mereka dalam dunia musik. Musikalitas serta kemampuan teater masing-masing member tak dapat diragukan lagi.

Baca Juga: Dylan Sada Meninggal Dunia, Intip Profil dan Kisah Hidupnya di Sini!

JKT48 Terancam Bubar

Tampaknya, dampak pandemi telah menyerang kepada semua orang, tak terkecuali para artis dan penyanyi. Hal ini telah JKT48 rasakan dengan sangat perih. Grup idola ini telah berdiri sejak tahun 2011 atau sudah 9 tahun berkarir dalam dunia hiburan Indonesia.

Kini, mereka mengalami masa sulit akibat pandemi. Masalah yang mereka hadapi adalah terancam bubar dam berhenti. Keberadaan mereka harus berhenti terhadap tujuan yang mereka lakukan selama ini, yaitu memberikan energi positif bagi semua orang.

“Setelah kami melakukan diskusi dengan cara bertahap dan intensif, mengurangi jumlah member serta staf adalah satu-satunya cara agar JKT48 terancam bubar dapat mereka hindari. Hal ini merupakan keputusan yang terlalu berat serta kami tak mempunyai pilihan yang lain lagi, selain membangun semuanya dari awal,” ucap Melody Nurramdhani Laksani, General Manager Theater JKT48 melalui channel YouTube JKT48 pada 10 November.

Jumlah Staff dan Member JKT48

Jumlah member dari grup idola ini adalah 48 untuk member utama. Akan tetapi, Melody mengatakan jika semua member sebenarnya ada 70 orang, termasuk dalam semua siswi akademi.

Sementara itu, jumlah staff JKT48 ada sekitar 50 orang. Ia juga menyebutkan jika dengan jumlah sebanyak itu, grup akan mengalami kesulitan dalam menghidupi, mulai dari member dan juga staff yang bekerja. Hal tersebut menjadi alasan JKT48 terancam bubar.

Rencana Kedepan JKT48

Semua kegiatan utama dari grup tersebut, seperti penampilan, pertunjukan teater, konser, hingga handshake event, selama pandemi ini mewabah secara langsung terhenti dan juga tersendat.

Kemudian, usaha lain dalam melanjutkan kegiatan adalah dengan melakukan live streaming untuk penampilan serta pertunjukan teater. Hal tersebut guna melancarkan pemasukan grup dalam cara lain.

Baca Juga: Zaskia Gotik Melahirkan Anak Pertama Dengan Prematur

Karena pandemi tak kunjung selesai, secara langsung mengalami dampak begitu menyakitkan bagi semua orang berada di dalam grup JKT48. Semuanya, bahkan staff balik layar, mulai staf make up hingga wardrobe pun merasakan imbasnya. Mereka akan menjadi sasaran pemberhentian dari agensi.

Sekilas Tentang JKT48

JKT48 terancam bubar ini merupakan sebuah grup idola dari Indonesia yang berdiri pada tahun 2011 silam atau 9 tahun yang lalu. Grup JKT48 ini merupakan bentukan dari 48 grup (Vernalosom Co. Ltd. atau Kabushiki-gaisha Vernalosom) yang menjalin mitra dengan PT Dentsu Inter Admark Media Group Indonesia.

Perusahaan tersebut merupakan agensi pertama yang menaungi untuk kawasan Asia Tenggara. Dengan demikian, JKT48 adalah idola pertama Indonesia yang tidak langsung berada dalam asuhan Yasushi Akimoto selaku produser.

Kemudian, JKT48 merupakan saudara atau adik dari AKB48 Jepang yang mengadopsi konsep dari AKB48 yakni ‘Idol Who Comes to Meet You’.

Sementara itu, JKT48 terancam bubar ini melakukan pertunjukan rutin setiap hari pada teater JKT48 yaitu fX Sudirman lantai 4, Jakarta. Tentu saja karena adanya wabah Covid-19, rutinitas JKT48 sangat berbeda jauh dari sebelumnya.

Untuk 9 November 2020, grup ini mempunyai anggota sebanyak 51 orang secara individu. Kemudian album pertama mereka Heavy Rotation telah rilis pada 16 Februari 2013 melalui perusahaan Hits Record.

Selanjutnya album kedua yang bertajuk ‘Mahagita’ juga telah rilis pada 23 Maret 2016. Dalam perilisan tersebut telah berhasil menjadi grup yang mendekati peringkat 5 secara komersial dalam iTunes.

Sementara itu, album ketiganya adalah ‘JKT48 Festival Greatest Hits’ rilis pada 22 Februari 2017 melalui perusahaan Jagonya Music and Sport Indonesia.

Kemudian album menyebar ke seluruh KFC Indonesia. Sebelum akhirnya JKT48 terancam bubar, grup ini memiliki nama yang besar sebagai grup vokal dan dance pertama Indonesia. (R10/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img