Kamis, Maret 23, 2023
BerandaBerita BanjarKasus Covid-19 di Banjar Bertambah, Kluster Pesantren dan Pedagang Pasar

Kasus Covid-19 di Banjar Bertambah, Kluster Pesantren dan Pedagang Pasar

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Kasus positif Covid-19 di Kota Banjar, Jawa Barat, kembali mengalami penambahan sebanyak 6 orang pertanggal 12 November 2020.

Menurut Pelaksana Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, dr. Agus Budiana, dari penambahan sebanyak 6 orang tersebut berasal dari kluster pondok pesantren dan kluster pedagang pasar.

Sedangkan satu orang merupakan seorang pelaku perjalanan yang baru pulang dari luar Kota (Cikarang).

“Hari ini ada 6 orang warga terkonfirmasi positif Covid-19. Semuanya warga Banjar,” kata Agus, Rabu (12/12/2020).

Lebih lanjut Agus menyebutkan, untuk penambahan dari kluster pondok pesantren sebanyak 3 orang dengan jenis kelamin perempuan. Masing-masing santriwati berusia 16 tahun, 23 tahun dan 16 tahun.

Kemudian, untuk penambahan dari kluster pedagang pasar sebanyak 2 orang.

Masing-masing perempuan berusia 28 tahun dengan inisial T asal Kelurahan Banjar dan seorang perempuan dengan inisial M berusia 46 tahun asal Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman.

Selanjutnya, untuk satu orang pelaku perjalanan, yaitu seorang laki-laki berusia 75 tahun asal lingkungan Lembur Balong, Kelurahan Pataruman.

“Untuk pelaku perjalanan masuk kategori orang dengan gejala. Sedangkan 5 orang lainnya masuk kategori OTG,” tambah Agus.

Tembus Hingga 101 Kasus Covid-19

Terpisah, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Agus Nugraha, mengatakan, dengan adanya penambahan sebanyak 6 orang positif tersebut, saat ini jumlah kasus Covid-19 sejak masa pandemi menjadi 101 orang.

Rinciannya, sebanyak 43 orang menjalani perawatan di rumah sakit, sembuh atau selesai isolasi sebanyak 57 orang, dan meninggal dunia 1 orang.

“Saat ini semua pasien sudah menjalani perawatan di rumah sakit. Tim petugas juga langsung melakukan tracking kepada warga yang pernah kontak erat dengan pasien,” terang Agus Nugraha. (Muhlisin/R4/HR-Online)

Editor : Deni Supendi