Kedapatan Pesta Obat Batuk, ABG di Kota Tasikmalaya Diamankan

Kedapatan Pesta Obat Batuk, ABG di Kota Tasikmalaya Diamankan
Petugas Polsek Indihiang, mengamankan sejumlah ABG yang tengah pesta obat batuk dicampur tuak, Minggu (22/11/2020) dini hari. Foto:Apip/HR

Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Kedapatan menenggak minuman keras oplosan, sejumlah ABG tanggung di Kota Tasikmalaya, diamankan petugas Polsek Indihiang, Minggu (22/11/2020) dini hari.

Petugas menangkap mereka saat melakukan pesta miras tuak yang dicampurkan dengan obat batuk sirup.

Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi membenarkan adanya penangkapan terhadap ABG yang tengah pesta miras oplosan.

Didik menuturkan, para ABG tersebut petugas tangkap saat melakukan operasi rutin.

“Kita amankan 30 bungkus obat batuk sirup terkenal dan miras jenis tuak. Keduanya dicampurkan untuk mabuk-mabukan,” ujar Didik.

Lanjutnya, para ABG di Tasikmalaya ini biasanya membeli obat batuk cair saset dalam jumlah banyak.

Obat tersebut lalu dicampurkan dengan air mineral dan juga tuak.

“Mereka lalu meminumnya secara beramai-ramai,” katanya.

Konsumsi obat batuk dengan campuran tuak selain mengganggu syaraf pikiran, juga bisa merusak organ tubuh bagian dalam.

“Jadi jauhi minuman keras, apalagi ini bahan-bahanya dari obat tentu sangat tidak baik dan bisa saja mengancam keselamatan jiwa,” jelas Didik.

Pihaknya pun mengimbau kepada para orang tua di Tasikmalaya agar mengontrol pergaulan anaknya, apalagi yang menginjak usia ABG.

Jika sudah larut malam, segera suruh pulang dan istrirahat. Jangan sampai dibiarkan berkeliaran tak karuan.

“Ini bukan apa apa, semata-mata untuk menjaga masa depan anak agar tidak terjerat ke dalam pergaulan yang tidak sehat dan merugikan diri sendiri,” pungkasnya. (Apip/R8/HR Online)

Editor: Jujang