Minggu, November 28, 2021
BerandaBerita TerbaruKnalpot Mobil Tanpa Resonator, Ada 3 Efek yang Harus Anda Tahu

Knalpot Mobil Tanpa Resonator, Ada 3 Efek yang Harus Anda Tahu

Knalpot mobil tanpa resonator mampu menimbulkan banyak masalah. Resonator pada knalpot itu sendiri merupakan komponen berbentuk tabung.

Komponen knalpot ini terletak pada exhaust sistem. Tepatnya berada di tengah dari sistem itu sendiri. Posisi komponen ini tergantung dari desain exhaust sistem yang terdapat pada mobil.

Namun, ada juga pemasangan resonator pada bagian depan catalytic converte dan ada yang terpasang pada bagian belakang. Knalpot mobil memiliki pengaruh terhadap suara kendaraan saat melaju.

Resonator knalpot yang satu ini juga memiliki peranan penting. Secara garis besar knalpot memiliki konstruksi yang terdiri dari header/downpipe, mid-pipe, muffler, dan exhaust tip.

Konstruksi tersebut memiliki peranan penting, berpengaruh pada torsi dan tenaga dari gas buang. Tidak terkecuali pada komponen yang berada pada bagian tengah knalpot mobil.

Knalpot tidak memiliki saringan atau resonator yang berfungsi sebagai jalur gas buang yaitu pressure dan velocity energy yang menghasilkan tenaga dorong. Gas buang dari hasil pembakaran memiliki tekanan yang cukup tinggi.

Baca Juga : Noken As Mobil Memiliki Fungsi yang Penting Bagi Kendaraan

Hanya saja, belum tentu mampu menghasilkan tenaga dorong. Resonator yang terdapat pada bagian tengah ini berfungsi untuk memanfaatkan aliran gas buang sebagai tenaga.

Oleh sebab itu, efek knalpot mobil tanpa resonator tentunya mampu berpengaruh pada kinerjanya itu sendiri. Pada umumnya komponen ini berbentuk tabung seperti minuman kaleng.

Pengaruh Knalpot Mobil Tanpa Resonator 

Komponen pada kendaraan ini memiliki fungsi yang cukup penting. Fungsi utama komponen tersebut yaitu sebagai peredam suara saat mesin bekerja.

Selain itu, juga berfungsi untuk menciptakan back pressure dalam aliran gas buang. Ketika tugas resonator tidak anda fungsikan, kendaraan ini akan merasakan dampaknya langsung.

Baik pengemudi atau penumpang akan merasakan secara langsung. Padahal tekanan yang keluar dari resonator akan menghasilkan energi velocity yang hadir sebagai tenaga agar kendaraan melaju.

Secara otomatis knalpot tersebut menghasilkan suara yang keras. Itulah penting adanya resonator pada knalpot. Jika knalpot mobil tanpa resonator, takut jika terjadi hal-hal yang keliru,

Berikut ini ada beberapa efek yang timbul jika knalpot tidak dilengkapi dengan resonator. Berikut ulasannya:

Suara Knalpot Lebih Bising

Tanpa adanya komponen resonator pada knalpot, tentu suara yang bisa anda dengar terlalu keras. Apalagi jika saat akselerasi dan rpm mesin tinggi, maka gunakan resonator pada knalpot dengan tepat.

Baca Juga : Cara Kerja AC Mobil, Lengkap dengan Komponen dan Fungsinya

Jika knalpot tidak memiliki komponen tersebut, maka ketika rpm meningkat tentunya suara yang keluar juga semakin meningkat volumenya. Peredam suara dari resonator yang pada umumnya bisa berfungsi, kini tidak.

Akibatnya suara knalpot meningkat, bahkan mengganggu pengendara lain. Selain itu, saat berkendara konsentrasi juga ikut terganggu.

Berubahnya Performa Mesin

Efek knalpot mobil tanpa resonator berikutnya yaitu adanya perubahan pada performa mesin. Hal ini karena fungsi resonator juga menciptakan efek back pressure pada gas buang yang sedang mengalir.

Back pressure dapat menentukan irama yang terjadi pada aliran gas buang dalam semua bagian silinder. Jika tanpa resonator, siklus pergantian udara pun akan lebih cepat.

Efek yang timbul cukup berpengaruh pada kendaraan. Sebaiknya cek kondisi knalpot agar bisa berfungsi dengan baik. Selain itu, jika resonator tidak ada pada mobil, banyak efek yang bisa timbul. Bahkan mampu mempengaruhi mesin kendaraan.

Sebab, tidak ada tekanan balik dari aliran gas buang. Berkurangnya tekanan yang keluar akan menghasilkan aliran gas buang dan suara terpakai. Sehingga pengaruhnya besar terhadap mesin mobil.

Mempengaruhi Konsumsi BBM

Terjadinya perubahan pada performa mesin juga berdampak pada konsumsi bahan bakarnya. Saat kendaraan dalam kondisi bertenaga, mampu mempengaruhi pengemudi untuk terus menekan pedal gas. 

Sehingga konsumsi bahan bakar pun menjadi boros. Padahal hal ini bukanlah hal yang menyenangkan bagi pemilik kendaraan.

Misalnya saja saat kondisi ngempos pada rpm rendah knalpot mobil tanpa resonator. Agar bisa mengimbangi hal tersebut, biasanya kondisi tersebut akan menekan gas lebih dalam. 

Knalpot sering mengeluarkan suara keras dan berisik. Namun, terkadang hal ini yang justru dibuat anak muda saat ini banyak yang melakukan modifikasi.

Knalpot mobil tanpa resonator memberikan beberapa dampak yang buruk. Sebaiknya tetap gunakan resonator pada mobil agar berfungsi maksimal. (R10/HR-Online)

Baca Juga : Diameter Knalpot Racing, Berbeda Jauh dengan Ukuran Standarnya
- Advertisment -

Berita Terbaru