Komisi D DPRD Ciamis Minta Pemkab Tegas Terhadap Pelanggar Prokes

Komisi D DPRD Ciamis kembali minta Pemkab tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan. Foto: Eli Suherli/HR.
Komisi D DPRD Ciamis kembali minta Pemkab tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan. Foto: Eli Suherli/HR.

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Komisi D DPRD Ciamis kembali meminta pemerintah kabupaten tegas memberikan peringatan kepada warga yang melanggar protokol kesehatan. Hal itu seiring dengan terus bertambahnya jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Ketua Komisi D DPRD Ciamis, Sarif Sutiarsa, mengatakan, longgarnya pengawasan yang dilakukan pemerintah, seperti Satpol PP maupun Satgas Covid-19, sehingga banyak kegiatan warga tanpa mengikuti protokol kesehatan.

“Padahal itu wajib yang harus kita lakukan bersama. Banyak sekali tempat-tempat seperti cafe, tempat wisata, dan tempat hiburan lainnya yang sering menjadi lokasi berkerumun warga. Baik dalam ruangan maupun di luar, seperti dibiarkan. Sementara, penyebaran paling cepat yaitu kerumunan orang,” ungkapnya, kepada HR Online, Senin (23/11/2020).

Sarif menegaskan, pembiaran adanya kerumunan warga dengan mengabaikan protokol kesehatan tak bisa dibenarkan. Sementara, pemerintah sedang gencar melakukan penanganan supaya pandemi Covid-19 segera dapat tertangani dengan baik.

Komisi D DPRD Ciamis Minta Pemkab Tegas

Maka dari itu, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk kembali tegas dalam menegakan aturan penanganan Covid-19, seperti razia masker jangan hanya di jalanan. Namun, perlu pula melakukan razia masker pada pusat keramaian lainnya, seperti pasar tradisional, swalayan, juga lokasi yang sering menjadi tempat nongkrong.

Baca Juga : Kasus Positif Covid-19 di Banjar Bertambah 11 Orang, 6 dari Kluster Pesantren

“Sekarang setelah ada kelonggaran dan warga sudah bisa beraktifitas seperti biasa, tapi banyak yang abaikan protokol kesehatan. Seperti para sopir kendaraan angkutan umum tidak pakai masker, penumpangnya pun sudah tidak ada jarak lagi,” paparnya.

Selain itu, lanjut Sarif, warga berkerumun datang ke cafe tanpa pakai masker. Akibat hal tersebut, maka ketegasan kembali harus pemerintah lakukan.

Ia juga menilai, pemasangan spanduk dan poster himbauan memakai masker dan penerapan 3M oleh pihak pemerintah sudah sangat bagus, dan pihaknya pun mendukung.

Namun, penting juga ada petugas yang mengingatkan setiap saat, supaya warga benar-benar taat terhadap aturan penanganan Covid-19.

Sebab, kata Sarif, tak hanya satu orang saja yang merasakan dampak pandemi ini, melainkan keseluruhan sektor terdampak.

“Maka dari itu mari kita bersama-sama, karena tidak hanya pemerintah saja yang melakukan penanganan. Namun kita juga sebagai masyarakat harus turut serta, supaya setiap langkah dan kegiatan kedepan tidak terganggu,” kata Sarif.

Pihaknya juga mengimbau kepada para pengusaha tempat hiburan, tempat wisata, pemilik cafe, dan semua warga Kabupaten Ciamis, membantu pihak pemerintah dalam menuntaskan program penanganan Covid-19 dengan gotong-royong. (Es/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah

Aegis Boost Pro