Kurangi Kerumunan, Pelantikan Anggota KPPS di Pangandaran Dibatasi

Kurangi Kerumunan, Pelantikan Anggota KPPS di Pangandaran Dibatasi
Pelantikan anggota KPPS di Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, dibatasi. Foto:Enceng/HR

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com).- Untuk mengurangi jumlah kerumunan pada masa pandemi Covid-19, pelantikan anggota KPPS di Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, dibatasi.

Anggota KPPS yang dilantik tidak boleh lebih dari 50 orang.

Pelantikan KPPS dilaksanakan serentak Senin (23/11/2020) di masing-masing Desa se Kecamatan Langkaplancar.

Ada sebanyak 749 orang anggota KPPS dari 15 Desa se Kecamatan Langkaplancar, Pangandaran.

“Untuk menghindari kerumunan PPS harus mengatur jumlah peserta yang akan dilantik,” ujar Ketua PPS Desa Pangkalan, Langkaplancar, Heri Erisyadi.

Ia menyebut, di Desa Pangkalan saja terdapat 9 TPS, berarti ada 63 orang anggota KPPS yang akan dilantik.

“Karena lebih dari 50 orang, maka kita akan buat dua ruang agar tidak terjadi kerumunan,” katanya.

Hal tersebut pihaknya lakukan guna menghindari dan mencegah penularan covid 19 akibat kerumunan.

Menurutnya, pembatasan jumlah anggota KPPS yang dilantik, bukan di Desa Pangkalan saja.

Namun, semua desa se Kabupaten Pangandaran yang jumlah anggota KPPS nya lebih dari 50 tentunya akan melakukan seperti ini, karena memang keharusannya seperti itu.

Heri menambahkan, setelah proses pelantikan, nantinya semua anggota KPPS se kecamatan Langkaplancar akan melakukan rapid test.

“Rapid tes sendiri akan dilaksanakan hari Selasa dan hari Rabu tanggal 24 dan tanggal 25 November 2020,” ungkap Heri.

Intinya lanjut Heri, semua proses tahapan pilkada, kita laksanakan dengan tetap memedomani protokol kesehatan terutama 3M.

“Anggota PPS selain mensosialisasikanwaktu dan tata cara pencoblosan, kita juga harus ikut mensosialisasikan pentingnya mematuhi protokol kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Enceng/R8/HR Online)

Editor: Jujang

Aegis Boost Pro