Pantangan Penyakit Miom, Gejala, Penyebab dan Bahaya Risikonya

Pantangan Penyakit Miom, Gejala, Penyebab dan Bahaya Risikonya
Ilustrasi Pantangan Penyakit Miom, Gejala, Penyebab dan Bahayanya. Foto: Ist/net

Menghindari pantangan penyakit miom merupakan salah satu cara mengurangi sakit terutama saat muncul gejala. Selain itu Anda juga wajib mengenal penyebab miom untuk menghindari risiko komplikasi dan bahaya penyakit ini.

Miom adalah jenis penyakit tumor yang tumbuh atau menyerang bagian dinding rahim. Tumor ini tumbuh dari sel otot pada dinding rahim. Pertumbuhan sel tumor ini bisa mencapai ukuran kacang atau sebesar buah anggur.

Penyakit miom juga populer dengan sebutan mioma, mioma uteri, uterus fibroid, fibroleiomioma, ataupun fibromioma. Mengutip dari Wikipedia, penyakit ini biasanya terjadinya pasca kelahiran.

Baca juga: Penyakit pada Sistem Reproduksi, Kanker Serviks Hingga Hipogonadisme

Mioma uteri umumnya merupakan tumor jinak yang tidak berpotensi untuk berkembang menjadi kanker. Namun untuk sejumlah kasus bisa saja yang jinak berubah menjadi kanker. Untuk memastikannya sebaiknya periksakan ke dokter.

Makanan Pantangan Penyakit Miom

Menghindari suatu pantangan bisa jadi merupakan salah langkah yang dapat kita lakukan untuk meredakan ataupun mengatasi suatu penyakit. Begitu juga dengan tumor jinak miom yang juga memiliki sejumlah pantangan yang wajib Anda hindari.

Ada sejumlah jenis makanan yang wajib Anda hindari agar tumor rahim ini tidak menjadi semakin berkembang. Berikut ini beberapa jenis makanan pantangan penyakit miom yang wajib Anda hindari.

Makanan Seafood

Makanan yang berasal dari laut termasuk yang wajib Anda jauhi. Umumnya makanan seafood mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang terbilang tinggi. Selain dapat membahayakan kesehatan tubuh, makanan ini juga bisa memicu perkembangan sel miom.

Makanan yang tinggi lemak jenuh juga bisa membuat sel otot pada dinding rahim tumbuh dan berkembang secara tidak normal. Meskipun makanan ini bukan faktor penyebab namun bisa memicu penyakit miom.

Makanan Jeroan

Makanan pantangan penyakit miom lainnya yang juga wajib Anda hindari adalah jeroan. Bahan makanan yang terdapat pada bagian dalam (jeroan) hewan ini juga terkenal mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang tinggi.

Masyarakat termasuk penggemar makanan jeroan, seperti hati, usus, paru-paru, ampela, hingga bagian otak. Ada yang mengolahnya dengan menggoreng, membakar, atau dalam bentuk camilan.

Makanan jenis ini termasuk berbahaya karena bisa menyebabkan timbulnya miom. Bahkan kabarnya konsumsi secara berlebihan dan berlangsung lama akan menyebabkan tumor dapat berkembang.

Junk Food

Makanan dari luar negeri ini termasuk populer dan banyak yang menyukainya. Tak sedikit gerai makanan yang terdapat di berbagai kota dan daerah. Makanan ini juga termasuk pantangan penyakit miom yang harus Anda hindari.

Dari segi istilah saja mengandung makna makanan sampah. Selain tidak mengandung nutrisi yang penting untuk kesehatan tubuh, makanan junk food juga mengandung banyak kolesterol dan lemak jenuh yang bisa memicu terjadinya penyakit miom.

Popularitas makanan ini karena rasanya yang memang enak. Namun makanan ini juga banyak mengandung kadar MSG dan gula yang tinggi, pewarna buatan, dan bahan pengawet. Konsumsi makanan ini juga bisa memicu penyakit berbahaya lainnya.

Daging Merah

Makanan pantangan penyakit miom yang juga wajib Anda hindari adalah jenis daging merah. Makanan ini juga memiliki kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang cukup tinggi.

Untuk orang sehat saja konsumsi makanan ini perlu kita batasi. Meskipun daging merah mengandung protein dan nutrisi yang baik untuk tubuh, namun jika berlebihan bisa memicu penyakit. Terlebih jika Anda sudah memiliki miom.

Makanan Tinggi Gula

Sebuah penelitian menyatakan bahwa makanan yang mengandung gula tinggi berhubungan dengan tingginya risiko terkena penyakit miom. Karena itu hindari atau batasi konsumsi makanan atau minuman pantangan penyakit miom ini.

Minyak Kelapa

Bahan makanan lainnya yang juga sebaiknya Anda jauhi adalah minyak kelapa. Hal ini karena bahan ini memiliki kandungan lemak jenuh yang tidak baik untuk tubuh. Konsumsi yang terlalu sering juga bisa memicu tumor dan miom.

Konsumsi makanan yang mengandung minyak kelapa juga dapat menganggu fungsi ginjal. Sebagai gantinya Anda bisa menggunakan minyak jenis lain yang lebih sehat atau sesuai kondisi tubuh.

Minuman Berkafein

Pantangan penyakit miom lainnya adalah minuman yang mengandung kafein. Jika Anda memiliki gangguan tumor pada rahim hindari mengonsumsi minuman kopi atau coklat karena bisa memicu perkembangan tumor.

Minuman Beralkohol

Makanan atau minuman lainnya yang sebaiknya juga Anda hindari adalah minuman beralkohol. Selain tidak baik untuk kesehatan, alkohol bisa memicu gejala miom menjadi semakin parah dan berat.

Merokok

Untuk Anda yang senang merokok sebaiknya mulai berhenti karena merupakan pantangan penyakit miom. Terlebih jika Anda sudah memiliki gejala miom sebaiknya tidak mencobanya lagi jika tak ingin kondisi menjadi semakin parah.

Sejumlah ahli menyatakan bahwa merokok juga dapat meningkatkan nyeri haid. Hal ini karena asap rokok yang terhisap akan mengurangi kadar oksigen dalam darah yang masuk ke rahim. Ini juga bisa memicu berkembangnya miom.

Santan Kelapa

Bahan makanan yang terbuat dari daging kelapa ini sebaiknya juga Anda batasi konsumsinya. Santan diketahui mengandung kolesterol jahat yang tidak baik untuk tubuh dan juga bisa memicu timbulnya kanker, termasuk penyakit miom.

Mengonsumsi makanan yang mengandung santan akan meningkatkan risiko terkena tumor rahim. Karena itu pantangan penyakit miom sebaiknya Anda kurangi. Jika perlu hindari semua jenis makanan yang mengandung santan.

Susu Tinggi Lemak

Mengonsumsi susu memang baik untuk kesehatan tubuh. Namun jika Anda memiliki penyakit miom sebaiknya hindari minuman ini. Terlebih jenis susu lemak tinggi yang tentunya juga tidak baik jika terlalu banyak mengonsumsinya.

Penyebab Miom

Hingga saat ini belum ada informasi yang memastikan penyebab penyakit miom. Namun sejumlah ahli menduga karena adanya sejumlah faktor yang bisa menyebabkan timbulnya tumor pada dinding rahim.

Beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab miom antara lain:

  • Faktor gangguan hormonal dalam tubuh.
  • Adanya perubahan genetik yang bisa terjadi karena berbagai faktor.
  • Pola hidup yang tidak sehat, termasuk pola makan yang dapat memicu atau bahkan membuat miom semakin parah dan berkembang. Termasuk beberapa jenis makanan pantangan penyakit miom yang telah disebutkan.

Gejala Miom

Menyangkut jumlah wanita yang menderita penyakit miom diperkirakan sebanyak 20 hingga 30 persen menyerang wanita dengan usia di atas 35 tahun. Namun jumlahnya belum bisa diketahui secara pasti karena kesulitan mendeteksi gangguan ini.

Baca juga: Nyeri Saat Haid, Baiknya Konsultasi ke Dokter!

Pada awalnya orang yang menderita penyakit miom tidak merasakan gejala atau tanda yang berarti. Namun tanda ini baru timbul saat ukuran miom sudah cukup besar. Berikut ini beberapa gejala miom yang harus Anda waspadai.

  • Timbul rasa sakit pada bagian perut secara berlebihan khususnya saat haid. Ini kemungkinan juga bisa karena terjadinya infeksi.
  • Timbul rasa nyeri pada bagian panggul.
  • Menstruasi terjadi secara berlebihan atau banyaknya darah yang keluar saat haid.
  • Mengalami menstruasi yang berlangsung lebih dari seminggu.
  • Masa haid yang terlalu lama dan tidak normal.
  • Buang air kecil yang lebih sering dari biasanya.
  • Mengalami konstipasi yang terlalu sering.
  • Jika Anda meraba bagian sekitar rahim atau bawah perut akan terasa seperti kenyal.

Risiko Bahaya Penyakit Miom

Munculnya tumor dalam dinding rahim bisa berkembang dan memicu risikonya. Mengenal sejak dini penyakit ini dan menghindari pantangan penyakit miom tentu akan memudahkan dalam pengobatannya. Berikut sejumlah risiko bahaya penyakit miom yang wajib Anda tahu.

Kesulitan untuk Hamil

Miom umumnya terjadi setelah proses kelahiran. Namun penyakit ini akan menyebabkan Anda tak bisa menambah keturunan lagi. Muncul tumor pada dinding rahim akan menyebabkan terjadinya penyempitan leher rahim sehingga menghambat proses pembuahan.

Mengalami Keguguran

Kalaupun ada wanita yang bisa hamil meskipun menderita miom, risiko mengalami keguguran juga semakin tinggi. Keberadaan tumor ini akan membuat pertumbuhan janin terganggu, khususnya pada trimester awal.

Persalinan Berdarah

Yang namanya proses kelahiran tentunya juga akan mengeluarkan darah. Namun selain risiko keguguran, wanita yang akan melahirkan juga berpotensi mengalami pendarahan yang hebat. Bahkan bisa mengancam nyawa janin dan ibunya.

Sakit Hebat Saat Menstruasi

Seperti telah disebutkan pada gejala miom, nyeri saat haid merupakan tanda adanya gangguan pada dinding rahim. Namun jika tumor telah berkembang bisa memicu terjadinya rasa sakit yang hebat saat menstruasi.

Perdarahan Saat Berhubungan

Potensi bahaya yang bisa terjadi dari tumor miom adalah timbulnya pendarahan saat Anda melakukan hubungan suami istri. Mungkin ini akan mengejutkan Anda karena itu sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Penyakit Anemia

Munculnya miom juga bisa memicu tubuh kekurangan darah dan terjadinya penyakit anemia. Mungkin karena itu beberapa gejala miom akan terasa mirip dengan gejala anemia. Anda perlu konsultasi dengan dokter untuk memastikannya.

Itulah berbagai pantangan, penyebab serta bahaya penyakit miom yang wajib Anda tahu dan waspadai. Faktor pemicu ini juga bisa menjadi penyebab miom menjadi parah. Kenali gejala penyakit miom sejak awal agar bisa segera mendapat penanganan yang tepat. (R11/HR-Online)

Editor: Eva Latifah