Pegawai Positif Covid-19, Dua Instansi Pemkab Ciamis Tutup Sementara

Pegawai Positif Covid-19, Dua Intansi di Ciamis Tutup Sementara
Dua pegawai aparatus sipil negara (ASN) terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk itu, pelayanan di dua intansi Pemerintah Kabupaten Ciamis tutup sementara. Foto: Ferry/HR

Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Dua pegawai aparatur sipil negara (ASN) terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk itu, pelayanan di dua instansi Pemerintah Kabupaten Ciamis tutup sementara. Tujuannya  untuk melakukan sterilisasi dan tracing kepada para pegawai, Rabu (25/11/2020). Selama tutup pegawai melaksanakan work from home (WFH).

Dua instansi tersebut yakni, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ciamis.

Kepala Bappeda Kabupaten Ciamis, Drs. H. Andang Firman Triyadi membenarkan, salah satu pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19. Sebanyak 50 orang pegawai langsung melakukan tes swab oleh Dinas Kesehatan Ciamis.

“Yang positif Covid-19 yaitu satu staf Bappeda Ciamis, yang bersangkutan mengaku sakit dan bergejala serta alat penciumannya tidak berfungsi. Maka dari itu, saya meminta agar tes swab,” bebernya.

Andang menuturkan, setelah  yang bersangkutan tes swab pada hari Selasa. Hasilnya memang staf tersebut terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian, yang bersangkutan langsung melakukan isolasi mandiri.

“Dengan adanya pegawai yang positif Covid-19, kami langsung meminta kepada Pemkab Ciamis untuk tes swab. Saya sudah mengirim surat rekomendasi kepada Bupati Ciamis untuk WFH selama 3 hari,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ciamis, dr. Yoyo membenarkan 2 pegawai dari 2  instansi Kabupaten Ciamis yang terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini kedua pasien tersebut sudah melakukan isolasi mandiri karena mengalami bergejala ringan.

“Untuk meminimalisir terjadinya penyebaran, kami saat ini melakukan tes swab kepada 126 orang pegawai, itu dari 2 instansi,” katanya.

Kemudian, lanjut dr. Yoyo, sesuai SOP untuk orang dan tempat harus melakukan tracing dan sterilisasi. Maka dari itu, selama 3 hari kedua instansi pelayanan tutup sementara.

“Mudah-mudahan saja hasil tes swab semuanya negatif. Supaya, mereka bisa kembali lagi bekerja melayani masyarakat kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online)

Editor: Dadang

Aegis Boost Pro