Rabu, Juni 29, 2022
BerandaBerita PangandaranPetani Porang di Pangandaran Raup Untung Miliaran Banjir Kunjungan

Petani Porang di Pangandaran Raup Untung Miliaran Banjir Kunjungan

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Petani porang di Pangandaran kini kerap dikunjungi tamu dari luar daerah. Adang Hidayat, petani porang asal Langakaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat itu berhasil meraup keuntungan dari panen porang hingga mencapai miliaran rupiah.

Adang Hidayat atau yang terkenal dengan sebutan Adang Huis itu, menanam tanaman porang pada lahan seluas 20 hektar. Meski ia mengaku belum lama menggeluti budidaya tanaman tersebut, namun kini sudah berhasil mendapat keuntungan berlipat.

“Baru tiga tahun saya fokus budidaya porang. Tahun pertama saya menanam porang dengan modal 10 juta. Alhamdulillah, dari modal itu saya bisa panen dan mendapatkan hasil sekitar 75 juta,” tuturnya, kepada HR Online, Kamis (05/11/2020).

Kemudian, lanjutnya, pada tahun kedua Adang Huis mengeluarkan modal sebesar Rp125 juta, dan hasil panennya mendapat Rp700 juta. Lalu, tahun ketiga ia kembali mengeluarkan modal, yakni sebsar Rp850 juta. Hasil panen porangnya pun tembus mencapai Rp3 miliar.

Untuk penanaman tahun 2020 ini, Adang Huis mencoba memperluas lagi dengan membuka lahan 20 hektar dengan modal Rp3 miliar. Ia memperkirakan akan mendapatkan hasil panennya sekitar Rp10 miliar.

Baca Juga : Peringatan Sumpah Pemuda di Ciamis dengan Menanam 10 Ribu Porang

Kerap Dikunjungi Tamu Luar Daerah

Lahan tanaman porang milik Adang Huis semuanya berada dalam wilayah Kecamatan Langkaplancar yang tersebar pada beberapa desa. Namun, lahan yang terluas berada dalam wilayah Desa Bojongkondang, yaitu seluas 10 hektar.

“Dengan membuka lahan seluas itu, sekarang hampir tiap hari saya menerima kunjungan tamu dari berbagai daerah wilayah Jawa Barat. Mereka datang hanya sekedar ingin mengetahui, atau study banding ingin melihat proses penggarapan dan penanaman porang,” terangnya.

Lebih lanjut Adang mengatakan, lahan miliknya juga sering mendapat kunjungan dari pemerintah yang berkompeten sesuai bidangnya. Seperti dari Kementerian, Dinas Pertanian Provinsi, dan Dinas Pertanian Kabupaten.

“Kemarin saja saya kedatangan tamu dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, serta dari jajaran penyuluh pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran. Intinya mereka memberikan dukungan kepada saya,” paparnya.

Penjualan Porang Sampai Eropa

Tanaman porang asal Langkaplancar memang termasuk jenis porang dengan kualitas unggul. Bahkan, penjualannya juga sampai ke berbagai negara seperti Tiongkok, Jepang, Malayasia, Pilipina, serta negara-negara Eropa melalui ekportir China.

Untuk tahun 2021, Provinsi Jawa Barat menargetkan 40.000 ton porang per tahun. Sedangkan, untuk Kabupaten Pangandaran, Adang Huis menargetkan 6.000 ton porang per tahun.

“Insya Allah, target untuk Pangandaran bisa tercapai. Karena saya juga mempunyai beberapa petani porang binaan yang tersebar pada beberapa kecamatan wilayah Kabupaten Pangandaran,” pungkas Adang Huis. (Cenk/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah

- Advertisment -