PKM Kertahayu Ciamis Tes Swab Warga yang Kontak Erat dengan OTG

PKM Kertahayu Ciamis Gelar Tes Swab Kontak Erat dengan OTG
PKM Kertahayu, Kabupaten Ciamis, saat akan melakukan tes swab terhadap warga yang kontak erat dengan OTG, Kamis (12/11/2020). Foto : Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 tahun 2020 ini, Puskesmas Kertahayu Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan tes swab terhadap 29 warga Desa Sukahurip, Kamis (12/11/2020).

Kepala Puskesmas Kertahayu, H. Gusdiana, mengatakan, swab test tersebut setelah mengetahui adanya warga yang kontak erat dengan seorang orang tanpa gejala (OTG) yang ternyata positif Covid-19.

“Dari 29 warga yang swab ini, mereka adalah yang mempunyai riwayat kontak erat dengan seorang warga yang terkonfirmasi positif Corona,” katanya kepada HR Online.

Bukan hanya melakukan tes swab, pihaknya juga melakukan sosialisasi serta penanganan pencegahan penularan virus Covid-19. ”Dan juga membagikan masker di beberapa titik keramaian,” ucapnya.

Gusdiana menuturkan, bahwa warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu adalah warga Desa Sukahurip yang baru datang dari Jakarta.

Bahkan, katanya, saat berada di Jakarta pasien pernah isolasi selama 14 hari. Kemudian setelah 14 hari itu, pasien pulang ke Sukahurip.

Setelah itu, pasien pergi ke puskesmas untuk melakukan tes kesehatan. Dan hasil tes swab terdeteksi positif Corona, walaupun kondisinya tanpa gejala.

“Maka dari itu, siang tadi kami melakukan swab kepada warga yang pernah kontak erat dengan yang terkonfirmasi positif ini,” tuturnya.

Meski pasien warga yang terkonfirmasi positif tersebut berdomisili Desa Sukahurip, tapi identitas dalam Kartu Tanda Penduduk adalah Pangandaran.

Gusdiana menambahkan, pihaknya akan terus memantau terhadap 29 orang yang hari ini melakukan tes swab, hingga hasil laboratorium selanjutnya keluar.

Sementara untuk menghindari terjadinya penularan lebih banyak, 1 orang berstatus positif saat ini wajib melakukan isolasi mandiri. Begitupun 29 orang yang telah tes swab.

“Kami imbau untuk tidak berkeliaran jauh dulu, hingga hasil laboratoriumnya keluar,” pungkasnya. (Suherman/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto