Ponpes Miftahul Ulum Tasikmalaya Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

Ponpes Miftahul Ulum Tasikmalaya Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan. Foto: Muhafid/HR.
Ponpes Miftahul Ulum Tasikmalaya Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan. Foto: Muhafid/HR.

Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Sukahurip, Kabupaten Tasikmalaya, Ustadz Ade Tatang Hidayat, mengingatkan warga untuk selalu mematuhi anjuran pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan.

Apalagi, kata Ustadz Ade, pada masa pandemi covid-19 ini paling penting adalah kesadaran masyarakat bersama untuk melawan virus yang menyebar hampir 1 tahun di Indonesia.

“Bangsa kita sedang dilanda pandemi covid-19, jangan sampai kita menyepelekannya,” tegas Ade kepada HR Online, Senin (30/11/2020).

Menurutnya, vaksin paling ampuh saat ini untuk melawan covid adalah dengan membiasakan pemakaian masker saat beraktivitas, baik dalam muapun luar rumah.

Tak hanya itu, menjaga jarak ketika berinteraksi dengan orang lain juga tidak kalah penting. Terlebih penyebaran virus itu bisa melalui droplet atau cairan yang keluar dari mulut maupun hidung seseorang ketika bersin.

“Termasuk juga harus rajin mencuci tangan dengan sabun. Kalau di pesantren sering kita anjurkan untuk senantiasa berwudlu. Selain mendapatkan pahala, juga kita lebih sehat,” imbuhnya.

Baca Juga : 14 Nakes RSUD SMC Tasikmalaya Positif Covid-19

Seperti halnya anjuran untuk ingat pesan ibu dari pemerintah, kata Ade, merupakan salah satu upaya agar masyarakat saling menjag satu sama lain, termasuk keluarga yang di antaranya adalah ibu.

“Jika tidak patuh anjuran itu, bisa jadi ibu kita yang terkena virus corona. Makanya sebelum terjadi, lebih baik kita antisipasi dengan 3M ini,” ujarnya.

Khitanan Massal Terapkan Protokol Kesehatan

Dalam kegiatan khitanan massal yang berlangsung pada Sabtu (28/11/2020) lalu, Ponpes Miftahul Ulum yang mendapatkan amanat dari Pemkab Tasikmalaya untuk menjadi tuan rumah juga tidak lepas menjalankan prokes.

Menurut Ade, khitanan yang massal dari pemerintah itu untuk mengurangi kerumunan, makanya kegiatannya disebar ke 8 titik.

“Karena tempatnya berbeda, kerumunan pun dapat terkendali. Semua yang datang juga wajib menggunakan masker serta mencuci tangan. Alhamdulillah di kita ada 17 anak. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Tasikmalaya yang menunjuk kami menjadi salah satu tuan rumah,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid

Aegis Boost Pro